Penganiayaan Remaja 13 Tahun di Depok Gara-Gara Open BO, Sempat Dikabarkan Diculik

Jumat, 1 April 2022 23:32 Reporter : Nur Fauziah
Penganiayaan Remaja 13 Tahun di Depok Gara-Gara Open BO, Sempat Dikabarkan Diculik Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Diduga karena persaingan praktik open BO, seorang remaja putri berusia 13 tahun mengalami penyiksaan hingga luka parah. Korban mulanya dikabarkan diculik. Setelah dilakukan pendalaman baru diketahui bahwa pemicunya lantaran kesalahpahaman dari praktik open BO.

Kasat Reskrim Polres Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/3). Korban mengalami luka bakar akibat sundutan rokok di sekujur badan dan wajah. Kemudian korban dirawat di RSUD Cibinong. "Korban mengalami luka bakar, luka sundut rokok luka lebam di sekujur wajah dan badannya," katanya, Jumat (1/4).

Dikatakan, awalnya informasi yang didapat adalah peristiwa penculikan. Kemudian pihaknya melakukan pendalaman dan diketahui peristiwa itu terjadi karena persaingan open BO. "Awalnya informasi korban diculik di sekitar stasiun Depok kemudian dianiaya dan dikembalikan lagi ke situ," ungkapnya.

Ada tiga orang yang melakukan penyiksaan. Mereka adalah S (13), IS (16) dan D (15). "Ada dua cewek, satu cowok. Yang satu di atas umur, yang lainnya di bawah umur. Semua berperan (melakukan penyiksaan)," katanya.

Penyidik kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku sampai ke Lampung. Penyidik mengamankan satu pelaku di kawasan Pedaton, Lampung. Dari pelaku tersebut kemudian terungkap bahwa korban merupakan salah satu pelaku open BO. Korban disiksa teman-temannya karena terjadi kesalahpahaman.

"Terungkap cerita yang sebenarnya bahwa penganiayaan dilakukan atas ketidakpuasan dari rekan-rekan korban terkait masalah cemburu-lah. Sudah kita amankan satu pelaku. Karena masuk Polres Jakpus maka sudah kita limpahkan berkasnya ke sana untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak Jakpus," katanya.

Dari hasil pendalaman diketahui, korban disiksa selama empat hari di Apartemen Green Pramuka Jakarta. Di sana terjadi praktik open BO namun ada kesalahpahaman antara korban dan pelaku hingga akhirnya terjadi penyiksaan itu.

"Informasi awal seperti itu nanti akan didalami oleh Polres Jakarta Pusat. Apartemen di Green Pramuka City. Di sana melakukan kegiatan, lalu ada salah paham, sehingga dilakukan penganiayaan. Korban warga Bojong Gede. Kondisi masih di RS masih parah," katanya.

Baca juga:
Kesal Ditagih Utang, Pria di Rembang Ini Malah Lemparkan Pisau ke Penagih
Sang Anak Dianiaya ART & Ungkap Sikapnya, Nindy Ayunda Akui Tak Mau Memaafkan
Karyawati di Malang Disekap Majikan karena Tak Capai Target Penjualan, Sadis Banget
Sudah 15 Tahun Pisah Ranjang, Perempuan Ini Tetap Jadi Korban KDRT hingga Meninggal
Beritahu Alamat Teman yang Bolos Sekolah, Pelajar Ini Dikeroyok hingga Tubuhnya Memar
Ketum KNPI Umar Bonte dan Fahd Arafiq Sepakat Berdamai

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penculikan
  3. Penganiayaan
  4. Depok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini