Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Poland Festival 2025. Festival ini berlangsung di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Polandia.
Dukungan ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang akan merayakan lima abad usianya. Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri DKI Jakarta, Yudi Hermawan, menegaskan pentingnya festival budaya ini. Ia berharap festival dapat mempromosikan potensi Jakarta ke kancah internasional.
Bentuk dukungan Pemprov DKI diwujudkan melalui keterlibatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dukungan ini termasuk penyediaan ruang serta fasilitas untuk acara, seperti kegiatan fun walk. Acara tersebut diikuti oleh sekitar 200 peserta dari Bundaran HI menuju SCBD.
Advertisement
Advertisement
Yudi Hermawan menjelaskan bahwa dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap Poland Festival 2025 merupakan amanat langsung dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Festival budaya, baik lokal maupun internasional, harus didukung sepenuhnya. Hal ini karena sejalan dengan visi besar Jakarta untuk menjadi kota global.
Kehadiran Poland Festival 2025 diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan dan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kedutaan Besar Polandia. Kerjasama semacam ini juga menjadi platform efektif untuk mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Jakarta ke mancanegara. Dengan demikian, Jakarta dapat lebih dikenal di kancah global.
Dukungan nyata Pemprov DKI terlihat dari keterlibatan berbagai OPD dalam menyediakan fasilitas dan ruang. Salah satu kegiatan yang didukung adalah fun walk yang melibatkan sekitar 200 peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Poland Festival 2025 yang meriah dan edukatif.
Advertisement
Advertisement
Head of Foreign Trade Office in Indonesia, Cezary Filipek, menjelaskan bahwa Poland Festival 2025 yang berlangsung sepanjang Oktober dan November mengusung dua fokus utama. Kedua fokus tersebut adalah sektor tradisional dan sektor modern. Ini merupakan edisi keenam festival tersebut.
Untuk sektor modern, festival ini meliputi pembahasan mengenai teknologi inovatif seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi pendidikan (education technology), hingga industri permainan (game). Hal ini menggambarkan pesatnya perkembangan teknologi di Polandia. Berbagai perusahaan inovatif di berbagai bidang juga turut bermunculan.
Cezary Filipek menyatakan keinginan untuk membagikan pengetahuan dan teknologi ini dengan Indonesia melalui kerja sama dan transfer pengetahuan. Bidang yang menjadi fokus termasuk transportasi berkelanjutan, transportasi hijau, kualitas udara, serta pendidikan. Ini menunjukkan komitmen Polandia dalam berbagi inovasi.
Advertisement
Sementara itu, untuk pelaksanaan pada bulan November, Poland Festival 2025 akan berfokus pada sektor tradisional. Sektor ini mencakup produk makanan, kosmetik, dan berbagai produk budaya lainnya. Produk tradisional memiliki peran penting dalam membangun dan mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.
Cezary meyakini bahwa melalui saling mengenal budaya, berbagi makanan, dan melakukan perjalanan bersama, hubungan antara Polandia dan Indonesia akan semakin erat. Ini adalah pendekatan yang telah berhasil dilakukan selama lima tahun terakhir. Festival ini menjadi jembatan budaya yang efektif.
Sumber: AntaraNews
Advertisement