Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memulai inisiatif besar dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan yang akan berlangsung selama satu bulan penuh. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bersih-Bersih Se-Dunia atau World Cleanup Day (WCD) yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan kebersihan. Aksi ini dimulai sejak 15 September dan dijadwalkan berakhir pada 15 Oktober 2025 mendatang.
Penjabat Sekretaris Daerah Kepulauan Babel, Fery Afriyanto, memimpin langsung kegiatan perdana di Pangkalpinang pada Sabtu lalu. Beliau menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah tindak lanjut dari arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Selain itu, kegiatan ini juga merespons Surat Edaran Gubernur Kepulauan Babel terkait dukungan Hari Bersih Sedunia.
Aksi bersih-bersih lingkungan ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah tetapi juga seluruh instansi dan pemangku kepentingan terkait. Kegiatan serentak serupa juga dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, menunjukkan komitmen nasional terhadap isu kebersihan lingkungan. Partisipasi luas diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi kebersihan wilayah.
Advertisement
Advertisement
Aksi bersih-bersih lingkungan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini merupakan upaya kolaboratif. Seluruh instansi pemerintah dan pemangku kepentingan diundang untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan. Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah sampah.
Fery Afriyanto menegaskan, "Hari ini kita bersama seluruh instansi dan stakeholder (pemangku kepentingan) melaksanakan bersih-bersih serentak." Pernyataan ini menggarisbawahi semangat kebersamaan dalam menjalankan program lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi respons terhadap instruksi langsung dari Menteri LHK.
Durasi satu bulan penuh untuk aksi bersih-bersih lingkungan ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat dan ASN untuk terlibat. Dimulai pertengahan September hingga pertengahan Oktober 2025, program ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan baik. Upaya ini juga sejalan dengan semangat World Cleanup Day.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan enam lokasi prioritas untuk aksi bersih-bersih lingkungan ini. Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena merupakan area publik yang sering dilalui dan rentan terhadap penumpukan sampah. Pemilihan lokasi strategis ini diharapkan memberikan dampak visual yang signifikan.
Enam titik yang menjadi fokus pembersihan meliputi area Simpang Adox-Simpang 3 Bandara, Simpang 3 Bandara-Gerbang Soll Marina, dan Simpang 3 Bandara-Simpang Kantor Gubernur. Selain itu, aksi juga dilakukan di Simpang Kantor Gubernur-Rumah Dinas Gubernur, Simpang Bank Sumsel Babel-Sekretariat DPRD, serta Jembatan Kantor PKK-Gerbang Batu Belubang.
Selama pelaksanaan aksi, Fery Afriyanto menyoroti temuan yang cukup memprihatinkan. "Hari ini kita masih banyak menemukan sampah plastik di trotoar, badan jalan, hingga selokan," ujarnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya masih perlu ditingkatkan di berbagai lapisan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Melihat banyaknya sampah yang ditemukan, Penjabat Sekda Fery Afriyanto menyampaikan ajakan kuat kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat. Beliau menekankan pentingnya untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Ajakan ini bukan hanya sebatas partisipasi dalam aksi, tetapi juga pembentukan kebiasaan.
Pentingnya mencintai lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan menjadi pesan utama yang disampaikan. "Kita harapkan semuanya bisa bersih. Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan di daerah ini," kata Fery Afriyanto. Pesan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Dengan adanya aksi bersih-bersih lingkungan selama satu bulan ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku yang positif di masyarakat. Lingkungan yang bersih tidak hanya nyaman dipandang, tetapi juga mendukung kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik. Komitmen bersama akan menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews