Pemkot Kediri Kebut Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2026, Prioritaskan Titik Krusial

Pemerintah Kota Kediri mempercepat Perbaikan Jalan Kediri Jelang Lebaran 2026 di ruas vital seperti Imam Bonjol, Hasanudin, dan Teuku Umar demi kelancaran arus mudik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Kediri Kebut Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2026, Prioritaskan Titik Krusial
Pemerintah Kota Kediri mempercepat Perbaikan Jalan Kediri Jelang Lebaran 2026 di ruas vital seperti Imam Bonjol, Hasanudin, dan Teuku Umar demi kelancaran arus mudik. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, gencar melakukan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai titik strategis. Upaya Perbaikan Jalan Kediri Jelang Lebaran 2026 ini merupakan bagian dari persiapan menyambut arus mudik yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan. Perbaikan jalan ini ditargetkan rampung sebelum perayaan Lebaran, memastikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik dan pengguna jalan lainnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri, Endang Kartikasari, menjelaskan bahwa salah satu prioritas utama adalah penanganan Jalan Imam Bonjol. Ruas jalan ini sebelumnya berstatus jalan nasional dan baru beralih menjadi kewenangan pemerintah kota pada akhir tahun 2024. Kondisi jalan yang rusak menjadi alasan utama percepatan perbaikan di lokasi tersebut.

Selain Jalan Imam Bonjol, perbaikan juga mencakup Jalan Hasanudin dan Jalan Teuku Umar dengan total panjang sekitar 1,75 kilometer. Fokus perbaikan adalah pada titik-titik kerusakan parah yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Langkah ini diambil untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap lancar selama periode sibuk Lebaran.

Prioritas perbaikan jalan di Kota Kediri difokuskan pada ruas-ruas yang memiliki volume lalu lintas tinggi dan kondisi kerusakan signifikan. Jalan Imam Bonjol menjadi perhatian khusus karena statusnya yang baru beralih dari jalan nasional menjadi jalan kota pada akhir 2024. Peralihan kewenangan ini membuat pemeliharaan jalan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Kediri.

Endang Kartikasari dari DPUPR Kota Kediri menegaskan bahwa perbaikan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Kondisi jalan yang baik sangat krusial, terutama menjelang Lebaran ketika intensitas perjalanan masyarakat meningkat drastis. Perbaikan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan kemacetan.

Selain Jalan Imam Bonjol, dua ruas jalan lain yang juga mendapatkan penanganan serius adalah Jalan Hasanudin dan Jalan Teuku Umar. Total panjang perbaikan di ketiga ruas ini mencapai sekitar 1,75 kilometer. Perbaikan difokuskan pada area-area dengan kerusakan paling parah untuk memastikan efektivitas anggaran dan dampak maksimal pada kelancaran lalu lintas.

Untuk memastikan target penyelesaian sebelum Lebaran tercapai, DPUPR Kota Kediri menerapkan strategi khusus dalam proses pengerjaan. Salah satunya adalah mengupayakan pengaspalan dilakukan pada malam hari. Langkah ini diambil untuk meminimalisir gangguan terhadap arus lalu lintas yang padat pada siang hari.

Endang Kartikasari menyatakan, "Pengaspalan kami upayakan dilakukan malam hari supaya lebih efektif dan tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas." Selain itu, petugas di lapangan juga terus bekerja fokus untuk menuntaskan perbaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di area pekerjaan jalan demi keselamatan bersama.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran perbaikan jalan ini. Mereka melakukan pendampingan di lokasi perbaikan jalan berlubang yang dilaksanakan oleh DPUPR Kota Kediri. Selain mengawasi aktivitas perbaikan, pengamanan juga dilakukan untuk membantu mengatur lalu lintas di sekitar area yang sedang diperbaiki.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. "Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang dapat terjadi akibat adanya pekerjaan di badan jalan," ujarnya. Petugas juga memberikan imbauan kepada para pekerja agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan menata area kerja dengan baik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi