Pemkot Kediri dan Baznas Hadirkan Kebahagiaan Lebaran bagi Anak Yatim, Fasilitasi Belanja Baju Idul Fitri 2026

Pemkot Kediri berkolaborasi dengan Baznas Kota Kediri melalui program OASE, memfasilitasi anak yatim belanja baju Lebaran untuk Idul Fitri 2026, menghadirkan senyum dan kebahagiaan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Kediri dan Baznas Hadirkan Kebahagiaan Lebaran bagi Anak Yatim, Fasilitasi Belanja Baju Idul Fitri 2026
Pemkot Kediri berkolaborasi dengan Baznas Kota Kediri melalui program OASE, memfasilitasi anak yatim belanja baju Lebaran untuk Idul Fitri 2026, menghadirkan senyum dan kebahagiaan. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Kediri bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kediri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim. Melalui program Orang Tua Asuh Sehari (OASE), mereka memfasilitasi anak-anak yatim untuk berbelanja baju Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kediri. Kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha, yang akrab disapa Gus Qowim, secara langsung mendampingi 43 anak yatim dalam kegiatan belanja tersebut pada Sabtu, 14 Maret 2026. Program OASE ini telah berjalan selama empat tahun, menjadi wujud komitmen Pemkot Kediri dan Baznas dalam memperhatikan kebutuhan anak-anak yatim.

Setiap anak yatim yang berpartisipasi mendapatkan dana sebesar Rp500.000. Dari jumlah tersebut, Rp300.000 digunakan untuk berbelanja kebutuhan Lebaran, sementara sisanya Rp200.000 diberikan untuk kebutuhan lainnya. Inisiatif ini memungkinkan anak-anak memilih sendiri pakaian yang mereka inginkan, merasakan suasana berbelanja yang meriah.

Kolaborasi Pemkot Kediri dan Baznas dalam Program OASE

Program Orang Tua Asuh Sehari (OASE) merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemkot Kediri dan Baznas Kota Kediri, yang bertujuan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini bukan sekadar acara belanja, melainkan manifestasi nyata dari kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan. Gus Qowim mengapresiasi terlaksananya program ini yang membawa kebahagiaan bagi anak-anak.

OASE telah menjadi agenda rutin tahunan yang konsisten dilakukan selama empat tahun terakhir, menunjukkan keberlanjutan komitmen Pemkot Kediri dan Baznas. Sebanyak 43 anak yatim diajak untuk berbelanja kebutuhan mereka untuk menyambut Idul Fitri 2026.

Alokasi dana sebesar Rp500.000 per anak, dengan rincian Rp300.000 untuk belanja dan Rp200.000 untuk kebutuhan lainnya, memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal. Program ini diharapkan dapat mengurangi beban anak-anak yatim dan keluarga mereka menjelang hari raya.

Senyum Bahagia Anak Yatim Memilih Pakaian Idul Fitri

Momen belanja baju Lebaran ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak yatim. Mereka diberikan kebebasan untuk memilih sendiri pakaian dan kebutuhan lain yang mereka inginkan di pusat perbelanjaan. Suasana ceria dan antusiasme terlihat jelas dari wajah-wajah anak-anak yang bersemangat.

Wakil Wali Kota Kediri, Gus Qowim, berbagi cerita tentang salah satu anak yang baru pertama kali mengunjungi pusat perbelanjaan seperti itu. "Tadi saya juga ngobrol dengan anak-anak yatim. Bahkan ada anak yang baru pertama kali datang ke pusat perbelanjaan seperti ini. Karena dulu tidak pernah diajak oleh orang tuanya. Dia sangat bahagia sekali," ungkap Gus Qowim.

Salah seorang anak, Muhammad Ernando dari Kelurahan Banjarmlati, Kota Kediri, mengungkapkan rasa senangnya bisa berbelanja bersama Wakil Wali Kota. Siswa kelas 6 SD ini berhasil memilih dua baju yang cocok untuk dipakai saat Lebaran. "Senang sekali hari ini bisa berbelanja. Tadi membeli dua baju untuk nanti dipakai saat Lebaran. Ke sini tadi ditemani oleh nenek," ujarnya.

Pesan Inspiratif dan Harapan untuk Masa Depan

Selain memfasilitasi belanja, Gus Qowim juga menyampaikan pesan penting kepada anak-anak yatim yang hadir. Beliau berpesan agar mereka menggunakan uang yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya untuk menyambut Lebaran 2026. Pesan ini menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam mengelola bantuan yang diterima.

Gus Qowim juga mengingatkan bahwa acara ini lebih dari sekadar berbelanja; ini adalah wujud kebersamaan dan perhatian yang bertujuan mendorong semangat anak-anak. Beliau berharap mereka terus bermimpi dan meraih masa depan yang cerah. "Kalian adalah generasi penerus Kota Kediri. Tetaplah belajar dengan sungguh-sungguh, tumbuh menjadi pribadi yang baik, dan suatu saat nanti semoga kalian juga bisa menjadi orang-orang yang ikut berbagi kepada sesama," pesannya.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Ketua TP PKK Faiqoh A.M. Qowimuddin, Ketua Baznas Kota Kediri Dawud Syamsuri beserta jajaran, dan Kabag Kesra Pemkot Kediri Yono Heryadi, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menegaskan dukungan kolektif terhadap program kepedulian sosial ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi