Pemkab Solok Salurkan Ribuan Paket Makanan, Pastikan Bantuan Banjir Solok Tepat Sasaran

Pemerintah Kabupaten Solok bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyalurkan ribuan paket makanan siap saji kepada warga terdampak banjir di daerah tersebut, memastikan bantuan banjir Solok menjangkau semua yang membutuhkan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Solok Salurkan Ribuan Paket Makanan, Pastikan Bantuan Banjir Solok Tepat Sasaran
Pemerintah Kabupaten Solok bersama Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyalurkan ribuan paket makanan siap saji kepada warga terdampak banjir di daerah tersebut, memastikan bantuan banjir Solok menjangkau semua yang membutuhkan. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat, bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada warganya yang terdampak bencana banjir. Melalui dapur umum Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Solok, ribuan paket makanan siap saji telah didistribusikan sejak beberapa hari terakhir. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Asisten 1 Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Zaitul Ikhlas, menjelaskan bahwa penyaluran makanan siap saji ini telah dimulai sejak Kamis (27/11). Koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan BGN menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas distribusi. Bantuan ini diprioritaskan untuk menjangkau kantong-kantong daerah yang paling membutuhkan, serta posko-posko utama penampungan warga.

“Kita mengusahakan dapur SPPG yang ada tetap beroperasi waktu anak sekolah libur dan makanan yang diproduksi agar bisa bermanfaat, kita salurkan kepada masyarakat kita yang terdampak musibah,” ujar Zaitul Ikhlas. Penyaluran bantuan ini akan terus berlanjut, disesuaikan dengan perkembangan kondisi lapangan dan kebutuhan mendesak di setiap nagari yang terdampak bencana.

Penyaluran bantuan logistik berupa makanan siap santap dilakukan melalui koordinasi erat dengan tim penanggulangan bencana di lapangan. Sistem distribusi dirancang untuk menjangkau warga baik di posko pengungsian maupun di nagari-nagari yang aksesnya mulai membaik. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkab Solok dalam memastikan tidak ada warga yang terlewat dari jangkauan bantuan.

Zaitul Ikhlas menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BGN sangat vital dalam upaya penanganan dampak banjir ini. “Dapur BGN hari ini memproduksi ribuan porsi untuk masyarakat yang terdampak, dan kami pastikan penyalurannya tepat sasaran,” katanya. Pernyataan ini memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa setiap bantuan yang disalurkan akan sampai kepada yang berhak.

Upaya ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga pada manajemen distribusi yang efisien. Dengan melibatkan berbagai pihak, Pemkab Solok berupaya meminimalkan kendala logistik dan memastikan bantuan dapat diterima oleh warga secepat mungkin. Ini adalah langkah konkret dalam mitigasi dampak bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Distribusi makanan siap santap dilakukan dari beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Kabupaten Solok. Setiap SPPG memiliki jadwal dan target penyaluran yang telah ditentukan untuk memastikan cakupan yang luas. Pusat pengumpulan dan distribusi utama berada di Posko BPBD Koto Baru sebelum diteruskan ke wilayah-wilayah terdampak.

  • SPPG Solok Gunung Talang, Batang Barus: Mengantarkan 3.556 porsi ke Posko Koto Baru pada pukul 08.00–09.00 WIB.
  • SPPG Solok Gunung Talang Cupak: Menyalurkan 3.059 porsi ke Posko Koto Baru pada pukul 10.00–11.00 WIB.
  • SPPG Solok IX Koto Sungai Lasi Guguak Sarai: Mengirim 2.451 porsi ke Posko Koto Baru pada pukul 13.00–14.00 WIB.
  • SPPG Solok X Koto Singkarak (untuk warga Koto Sani, Sumani, dan Saniang Baka): Mendistribusikan 1.450 porsi pada Kamis (27/11) pukul 22.00 WIB dan 1.968 porsi pada Jumat (28/11) pukul 08.30 WIB.
  • SPPG Solok Kubung Koto Baru: Mengirim 3.165 porsi pada pukul 07.00–08.00 WIB.

Selain itu, pendistribusian langsung kepada masyarakat Paninggahan juga dilakukan dengan jumlah 1.730 porsi. “Pemda pastikan warga terdampak banjir tidak kekurangan logistik,” tegas Zaitul Ikhlas, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi