Pemkab Karanganyar bujuk Budiyanto agar mau dipindah dari rumah pohon

Budiyanto yang sejak setahun terakhir menempati rumah tak layak huni, akan diberikan fasilitas dan pekerjaan yang lebih layak. Namun dengan syarat jika keluarga Budiyanto bersedia dipindah.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pemkab Karanganyar bujuk Budiyanto agar mau dipindah dari rumah pohon
Keluarga di Karanganyar tinggal di rumah pohon. ©2017 Merdeka.com

Bupati Karanganyar Juliyatmono akan segera mencarikan solusi bagi keluarga Tri Budiyanto (35), warga Desa Plesungan yang menempati rumah pohon di hutan jati. Budiyanto yang sejak setahun terakhir menempati rumah tak layak huni, akan diberikan fasilitas dan pekerjaan yang lebih layak. Namun dengan syarat jika keluarga Budiyanto bersedia dipindah.

"Insya Allah dengan pendekatan yang baik, yang bersangkutan bersedia pindah. Akan kita fasilitasi, termasuk bagaimana mendapatkan penghasilan yang baik," ujar Juliyatmono saat dihubungi merdeka.com, Jumat (15/12).

Bupati kembali menegaskan akan segera bertemu keluarga Budiyanto untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Dia berharap nantinya Budiyanto memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman dan bisa lebih sejahtera.

Dihubungi terpisah, Wakil Bupati Rohadi Widodo mengemukakan keluarga Budiyanto menolak saat ditawari tempat tinggal dalam program bedah rumah.

"Kita pemkab juga punya program pemugaran rumah tak layak huni (RTLH). Tetapi yang bersangkutan tidak mau karena berbagai alasan," ucap Rohadi.

Lebih lanjut Rohadi menerangkan, berdasarkan data PBDT (Pemutakhiran Basis Data Terpadu) 2015, RTLH di Kabupaten Karanganyar lebih dari 14 ribu. Atas kerja bersama dari pemerintah desa, pemkab, pemprov dan pemerintah pusat bisa teratasi lebih dari 5 ribu RTKH. Sehingga saat ini jumlahnya tinggal 9.117.

Rekomendasi