PDIP sebut kabar SP3 kasus Rizieq tak terkait pertemuan Jokowi-PA 212

Rabu, 6 Juni 2018 15:48 Reporter : Hari Ariyanti
PDIP sebut kabar SP3 kasus Rizieq tak terkait pertemuan Jokowi-PA 212 Trimedya Panjaitan. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Beredar kabar kasus percakapan porno yang diduga melibatkan pimpinan FPI Rizieq Shihab dan Firza Husein dihentikan penyidikannya oleh kepolisian atau SP3. Seperti diketahui kasus tersebut mandek hingga satu tahun lebih.

Menanggapi kabar ini, Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan menyampaikan penghentian sebuah kasus merupakan kewenangan penegak hukum. SP3 dilakukan jika tidak ada terpenuhi unsur pidana atau tak ada bukti yang cukup dalam suatu kasus.

"Itu kewenangan penegak hukum dalam hal ini Polri. Kalau kami sih serahkan saja sama Polri," ujarnya di Gedung DPR RI, Rabu (6/6).

Jika benar kasus ini dihentikan, menurutnya tak ada kaitannya dengan pertemuan PA 212 dengan Presiden Joko Widodo beberapa bulan lalu. Karena, kata dia, Jokowi tak bisa diintervensi.

"Saya kira sih enggak ya. Pak Jokowi ini kan tipe orang yang tidak bisa diintervensi seperti itu dan beliau juga kan tipe yang menaati proses hukum," jelasnya.

Trimedya juga mengaku tak tahu kenapa kabar SP3 ini muncul menjelang Pilpres. Apakah isu ini dimanfaatkan, ia juga mengaku tak tahu.

"Kita enggak tahu siapa yang ingin memanfaatkan ini, apakah Pak Presiden atau Rizieq. Bisa dua-duanya." [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini