Ombudsman Selidiki Kasus Polisi Dipecat Karena Orientasi Seksual Menyimpang

Selasa, 21 Mei 2019 20:20 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Ombudsman Selidiki Kasus Polisi Dipecat Karena Orientasi Seksual Menyimpang Ilustrasi Gedung Mabes Polri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ombudsman Jawa Tengah terus menyelidiki kasus pemecatan anggota polisi Brigadir TTP yang dilakukan oleh Polda Jateng. TTP diberhentikan dengan tidak hormat karena dianggap memiliki orientasi seksual menyimpang atau tertarik dengan sesama jenis alias gay.

"Kita cari alasan keberatannya kepada Kapolda Jateng apa? Nanti kita akan pelajari, diuraikan apa yang menjadi keberatan yang bersangkutan atas pemberhentian dirinya," kata Pelaksana tugas Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jateng, Sabarudin Hulu, Selasa (21/5).

Dia meminta kepada LBH Masyarakat sebagai kuasa hukum TTP agar segera memberikan laporan resmi kepada pihaknya, siapa nanti bisa ditindaklanjuti lebih lanjut.

"Jadi kami minta TTP lapor Ombudsman secepatnya. Kita akan tangani lebih serius kalau muncul maladministrasi, jika yang bersangkutan telah melapor ke Kapolda Jateng atau Kapolri tidak ada respon," ungkapnya.

Dia menilai, maladministrasi bisa ditindak apabila terjadi penundaan yang berlarut lama maupun tidak ada tindaklanjut dari Polri. Pelaporan maladministrasi harus disertai surat aduan dengan melampirkan identitas diri yang lengkap.

Laporan TTP terkait maladministrasi yang dilakukan Polda Jateng bisa ditindaklanjuti Ombudsman dengan syarat kasus itu belum masuk gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Jika kasus itu sudah masuk gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara, Ombudsman tidak bisa intervensi," imbuhnya.

Sementara itu, kuasa hukum TT dari LBH Masyarakat, Ma'ruf Bajammal, mengaku sudah mengajukan gugatan ke PTUN terkait pemecatan TT dari kepolisian. Sidang perdana kasus itu bahkan siap digelar Kamis (23/5) di PTUN Semarang. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini