Tersangka korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto terlihat mendatangi gedung KPK. Kedatangan ketua umum non aktif Partai Golkar itu tidak terjadwal.
Tiba di gedung KPK sekitar pukul 17.30 WIB, pria yang akrab disapa Setnov itu enggan mengomentari kedatangannya hari ini.
Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan saat ini tim jaksa penuntut umum KPK masih menyusun surat dakwaan milik Setnov. Termasuk mempersiapkan sidang praperadilan yang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/12).
"Dua-duanya secara simultan kita siapkan, baik Praperadilan atau penyelesaian berkas," ujar Agus, Senin (5/12).
Terpisah, kepala bagian informasi dan publikasi KPK, Priharsa Nugraha juga mengatakan hal sama. Surat dakwaan tengah disusun. Namun dia enggan memastikan pelimpahan berkas Setnov akan dilakukan hari ini.
"Sampai sekarang ini belum dilakukan pelimpahan ke pengadilan," ujar Priharsa.
Kejar waktu penuntasan berkas Setnov menjadi sorotan seiringan dengan gugatan kedua kalinya praperadilan Setnov. Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang memastikan pemberkasan tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, mendekati rampung. Saut juga mengisyaratkan sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak akan berlanjut.
Pengerjaan berkas Setnov pun sempat diutarakan jaksa penuntut umum saat persidangan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong. Tim jaksa penuntut umum yang diwakili oleh Irene Putri meminta waktu lebih kepada majelis hakim untuk menyusun surat tuntutan milik Andi.
Alasannya, tim jaksa penuntut umum mengaku tengah mengejar waktu dalam menyusun surat dakwaan lain berkaitan dengan kasus korupsi e-KTP.
"Kami mohon waktu lebih yang mulia untuk menyusun surat tuntutan kami di samping itu kami juga tengah mengejar waktu untuk menyusun dakwaan lain terkait e-KTP juga," ujar Irene saat mengajukan permohonan tambahan waktu kepada majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (30/11).
Saat dikonfirmasi di luar persidangan, Irene enggan menegaskan surat dakwaan yang sedang dikejar target oleh jaksa penuntut umum.
"Iya itu nanti lihat saja," jawab Irene.