Menko Zulhas Pastikan Bantuan Pangan ke Korban Banjir Sumatra 2 Kali Lipat Lebih Banyak

Jika pada kondisi normal pengiriman cadangan pangan berkisar 1.000 ton, kali ini pemerintah menggandakan menjadi 2.000 ton.

Tira Santia
Oleh Tira Santia - Reporter
Menko Zulhas Pastikan Bantuan Pangan ke Korban Banjir Sumatra 2 Kali Lipat Lebih Banyak
Menko Zulhas Pastikan Bantuan Pangan ke Korban Banjir Sumatra 2 Kali Lipat Lebih Banyak (Merdeka.com)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah mengirimkan bantuan pangan dalam jumlah jauh lebih besar dari biasanya ke daerah terdampak bencana banjir Sumatra di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Jika pada kondisi normal pengiriman cadangan pangan berkisar 1.000 ton, kali ini pemerintah menggandakan menjadi 2.000 ton.

"Kami juga memastikan pengiriman cadangan pangan dari Bulog, Dua kali lipat biasanya kita kirim 1.000 ton kita kirim 2.000 ton bantuan cadangan pangan dari pemerintah juga terus mengalir mudah-mudahan apa yang kita alami bisa membantu meringankan saudara-saudara kita," kata Zulkifli Hasan dalam acara Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi, di Jakarta, Senin (8/12).

Menurut Zulhas, negara tidak boleh membiarkan rakyat menghadapi bencana sendirian ketika daya beli dan akses pangan terganggu. Pengiriman cadangan pangan dari Bulog dilakukan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Zulkifli Hasan menegaskan bantuan akan terus mengalir hingga kondisi daerah benar-benar pulih dan masyarakat kembali beraktivitas normal.

"Di Aceh Sumatera Utara dan Sumatera Barat insya Allah akan pulih dan kembali lebih kuat menghadapi hari-hari esok," ujarnya.

Selain bantuan pangan, sektor pertanian mendapat perhatian khusus dalam agenda penanganan bencana.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini mengatakan, bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung kawasan pertanian di Aceh yang terdampak, termasuk sawah, irigasi, dan bendungan yang rusak.

"Sektor pertanian mendapatkan perhatian khusus dari bapak presiden kemarin beliau meninjau provinsi Aceh langsung area pertanian, perbaikan infrastruktur bendungan, pesawahan," ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengambil kebijakan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani terdampak bencana. Kebijakan ini diharapkan meringankan beban petani sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk bangkit tanpa tekanan finansial.

Rekomendasi