-
Ekonomi •Penjualan Semen Indonesia Tembus 15 Juta Ton Hingga Mei 2026Peningkatan tersebut ditopang pertumbuhan penjualan domestik sebesar 9,6 persen (yoy), terutama dari segmen semen kantong.
-
Ekonomi •Vietnam dan Filipina Naik Status Jadi Negara Menengah AtasPertumbuhan yang terjadi bukan hanya ledakan di satu sektor, melainkan pergeseran yang terjadi di seluruh perekonomian.
-
Ekonomi •Usai Alami Trading Halt, IHSG Cetak Rekor Baru 24 KaliSetelah mengalami volatilitas tinggi dan menghentikan perdagangan, pasar modal Indonesia kembali pulih dan mencatatkan 24 kali rekor tertinggi IHSG tahun 2025.
-
Ekonomi •Pendapatan Eka Sari Lorena Anjlok 26,45 Persen Tahun 2025Penurunan pendapatan tersebut turut menekan kinerja keuangan perseroan.
-
Ekonomi •Susunan Terbaru Direksi dan Komisaris Emiten Permen Yupi Indo Jelly GumDireksi dan Dewan Komisaris yang akan menjabat hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada 2030.
-
Ekonomi •Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Tipis Hari Ini, Dipicu Kesepakatan AS-Iran untuk Hentikan PerangKondisi ini memungkinkan lalu lintas melalui Selat Hormuz untuk dimulai kembali, sehingga meredakan kekhawatiran pasokan dan harga minyak.
-
Ekonomi •LPS Naikkan Batas Bunga Tabungan Dijamin Jadi 3,75 Persen Mulai Juli 2026Tingkat cakupan penjaminan simpanan tetap terjaga dan berada jauh di atas mandat Undang-Undang, yaitu melebihi 90 persen dari total rekening nasabah.
-
Ekonomi •OJK: Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Langsung ke PerbankanKondisi tersebut antara lain ditopang Posisi Devisa Neto (PDN) rendah dan berada jauh di bawah ambang batas ditetapkan.
-
Ekonomi •BI Rate Naik Jadi 5,75%, Begini Dampaknya bagi Industri AsuransiOJK berpendapat bahwa selain BI Rate, kinerja investasi juga sangat dipengaruhi oleh keadaan keuangan yang ada.
-
Ekonomi •Kurs Rupiah Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Level Rp17.843 per USDFaktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah yakni sentimen pasar terguncang setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran tentang potensi aksi militer.
-
News •Satgas PASTI OJK Hentikan 27 Usaha Gadai Swasta Ilegal dan 228 PAKD IlegalAktivitas gadai swasta ilegal berpotensi menimbulkan kerugian masyarakat mengingat pengenaan bunga yang tinggi.
-
Ekonomi •Pengelola JEC Eye Hospitals & Clinics Bakal Melantai di Bursa Saham, Incar Dana Segar Rp683 MiliarSaham yang ditawarkan dalam IPO 487.983.500 saham atau setara 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.
-
Ekonomi •Rupiah Diproyeksi Bergerak Melemah Pekan Depan, Masih Dibayangi Catatan MSCIAdapun pada perdagangan Jumat (19/6), rupiah ditutup melemah tipis 7 poin menjadi Rp17.801 per USD dari posisi sebelumnya Rp17.794 per USD.
-
Ekonomi •Jelang Pengumuman MSCI, Investor Diminta Tak Terjebak Euforia PasarMenjelang pengumuman klasifikasi MSCI, investor diminta tidak terpancing euforia pasar dan fokus pada saham berfundamental kuat.
-
Ekonomi •Pelemahan Rupiah Jadi Peluang Hotel Tingkatkan Hunian KamarPelemahan rupiah membuat biaya berwisata di Indonesia menjadi relatif lebih murah bagi wisatawan asing.
-
Ekonomi •MSCI Tetapkan Status Emerging Market RI, OJK Respons BeginiOJK juga mencatat adanya pengakuan MSCI atas sejumlah perbaikan yang telah dilakukan Indonesia.
-
Ekonomi •Hotel Sahid Jaya International Rugi Rp26 Miliar Sepanjang 2025, Pendapatan Anjlok 20 PersenBerdasarkan komposisi pendapatan 2025, segmen Food and Beverage (F&B) menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 51,5 persen.
-
Ekonomi •IHSG Berpeluang Reli Usai MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging MarketKeputusan MSCI yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori Emerging Market merupakan kabar positif bagi pasar modal nasional.
-
Ekonomi •Status Emerging Market RI Dipertahankan, Analis: Catatan MSCI Tak Boleh DiabaikanLaporan terbaru MSCI menunjukkan adanya perhatian yang semakin besar terhadap aspek tata kelola hingga transparansi.
-
Ekonomi •MSCI Pertahankan Status Emerging Market RI, Analis: Ancaman Kaburnya Dana Asing Berhasil DihindariDengan tetap bertahannya status tersebut, risiko keluarnya dana asing secara besar-besaran akibat perubahan klasifikasi pasar.