Menko Muhadjir Dorong PTM: Jangan-Jangan Masuk Pertama Siswa Tidak Kenal Gurunya

Minggu, 12 September 2021 07:31 Reporter : Fikri Faqih
Menko Muhadjir Dorong PTM: Jangan-Jangan Masuk Pertama Siswa Tidak Kenal Gurunya Menko PMK Muhadjir Effendy. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pembelajaran tatap muka dapat dilakukan seiring dengan pemberian vaksin Covid-19 kepada pelajar. Untuk itu, dia memperbolehkan semua sekolah menggelar pembelajaran tatap muka asal memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan.

Muhadjir menegaskan pemerintah daerah harus menyadari bahwa pembelajaran tatap muka tidak bisa ditunda-tunda.

"Kasihan anak-anak tidak kenal lagi sekolahnya. Jangan-jangan masuk pertama tidak kenal gurunya, nanti terjadi yang namanya 'learning loss' atau kehilangan kesempatan belajar itu yang paling berbahaya," kata Muhadjir di Jawa Tengah, Sabtu (11/9).

Muhadjir mengatakan, kehilangan kesempatan belajar para siswa sama bahayanya dengan virus Covid-19. Sebab, menyangkut masa depan bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus Harjuna Widada mengakui semua sekolah tingkat TK, SD dan SMP di Kudus sudah menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas.

"Kami juga sudah menetapkan standar operasional prosedurnya, termasuk kepatuhan terhadap protokol kesehatannya mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Saat selesai sekolah lebih baik di rumah untuk mengurangi aktivitas yang tidak penting," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Meskipun sebagian besar siswa kelas IX SMP di Kabupaten Kudus sudah mengikuti vaksinasi, kata dia, kedisiplinan menjaga protokol kesehatan tetap harus dijaga sebagai upaya menghindari penularan virus corona, terutama di sekolah agar tidak muncul klaster Covid-19.

Untuk pelaksanaan vaksinasinya baru fokus kelas IX, setelahnya dan tersedia vaksin baru menyasar siswa kelas VIII, kemudian siswa kelas VII. [fik]

Baca juga:
Menko PMK Akui Ketersediaan Obat Covid-19 di Daerah Masih Langka
Menko PMK Sentil PT Pos, Salurkan Bansos Akibatkan Kerumunan
Mahfud MD: Darurat Militer Dimaksud Pak Muhadjir Adalah Kedaruratan Kesehatan
Bukan karena Mudik, Ini Alasan Para Perantauan Wonogiri Ramai-ramai Pulang Kampung
Menko PMK Tegaskan Usaha Tetap Harus Berdenyut Meski Mudik Dilarang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini