Melihat Langsung KRI Imam Bonjol Natuna, Ratusan Pelajar Perbatasan Antusias Ikuti Open Ship TNI AL

Ratusan pelajar perbatasan Natuna antusias mengikuti kegiatan open ship di KRI Imam Bonjol-383. Pengalaman langka ini menumbuhkan semangat kemaritiman dan cita-cita menjadi prajurit TNI AL.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Melihat Langsung KRI Imam Bonjol Natuna, Ratusan Pelajar Perbatasan Antusias Ikuti Open Ship TNI AL
KRI Imam Bonjol-383 membuka kesempatan langka bagi pelajar Natuna untuk menjelajahi kapal perang, menanamkan semangat maritim dan cita-cita pengabdian kepada negara. (AntaraNews)

Pada Sabtu pertama bulan Desember, ratusan pelajar dari berbagai jenjang sekolah di Natuna memadati Markas Komando Lanal Ranai. Mereka berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti kegiatan "open ship" KRI Imam Bonjol-383.

Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Armada RI, bertujuan mendekatkan TNI AL dengan masyarakat perbatasan. Para peserta diajak langsung menuju Fasilitas Labuh TNI AL di Selat Lampa, tempat KRI Imam Bonjol-383 bersandar.

Di atas geladak kapal perang, para pelajar mendapatkan edukasi langsung mengenai fungsi kapal, persenjataan, dan peran penting prajurit. Pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda untuk bergabung dengan TNI Angkatan Laut.

Para pelajar dari Bunguran Timur dan Bunguran Timur Laut menunjukkan antusiasme luar biasa sejak pagi hari di Markas Komando Lanal Ranai. Mereka rela menempuh perjalanan darat selama satu setengah jam menuju Pelabuhan Selat Lampa.

Meski hujan rintik menyertai perjalanan, semangat para siswa tidak surut sedikit pun. Mereka menaiki kendaraan yang disediakan dengan wajah penuh harapan untuk melihat langsung kapal perang modern.

Setibanya di Selat Lampa, mata mereka langsung terpaku pada sosok gagah KRI Imam Bonjol-383 yang bersandar di dermaga. Banyak yang mengaku baru pertama kali melihat kapal perang secara langsung dan dari dekat.

Kehadiran anak-anak SD dan SMP dari wilayah sekitar juga menambah semarak suasana di pelabuhan. Mereka tidak sabar untuk mengabadikan momen langka ini dengan telepon pintar masing-masing sebelum naik ke kapal.

Di geladak utama KRI Imam Bonjol, para prajurit TNI AL menyambut rombongan dengan ramah dan membagi peserta menjadi beberapa kelompok. Mereka memperkenalkan bagian-bagian kapal serta fungsi aneka senjata yang terpasang.

Meriam utama kapal menjadi daya tarik tersendiri, dengan penjelasan yang disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami semua kalangan. Pelajar juga diperbolehkan melihat dan memegang beberapa peralatan tempur ringan dengan pengawasan ketat.

Di ruang kendali, siswa diajak memahami sistem pengawasan pergerakan laut, termasuk radar dan alat navigasi yang vital. Komandan KRI Imam Bonjol-383, Letkol Laut (P) Rayindra Asmara, menjelaskan kemampuan kapal dalam memburu kapal selam.

“KRI Imam merupakan kapal perang yang memiliki kemampuan khusus untuk memburu kapal selam,” ujar Letkol Laut (P) Rayindra Asmara. Kapal ini dilengkapi sistem senjata khusus untuk mendeteksi dan melumpuhkan ancaman bawah laut, serta memiliki misi penting menjaga kedaulatan di perairan Natuna. Para pelajar mendengarkan dengan antusias kisah operasi di laut perbatasan.

Kegiatan "open ship" ini dirancang khusus untuk mendekatkan TNI AL dengan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah maritim seperti Natuna. Ini adalah bagian dari peringatan Hari Armada RI yang penting untuk edukasi.

Prajurit TNI AL turut menjelaskan sejarah kapal dan latar belakang pengabdian mereka, termasuk tantangan hidup di laut dan menjaga wilayah Indonesia selama berbulan-bulan. Mereka memberikan motivasi agar pelajar terus belajar dan membangun disiplin sejak sekolah.

Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, menegaskan tujuan strategis kegiatan ini dalam menanamkan semangat kemaritiman. Natuna memiliki potensi besar untuk menghasilkan prajurit laut karena warganya terbiasa hidup berdampingan dengan laut.

Melalui kunjungan ini, diharapkan minat pemuda Natuna untuk menjadi prajurit laut semakin tumbuh, menginspirasi mereka untuk mengabdi menjaga kedaulatan maritim Indonesia. Banyak pelajar yang mulai bermimpi menjadi prajurit TNI AL, seperti yang diungkapkan seorang siswa, "Semoga nanti ada kesempatan untuk jadi TNI Angkatan Laut."

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi