Megawati Soekarnoputri hadir dalam acara pengukuhan Paskibraka Nasional 2025 yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (16/8/2025). Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Presiden ke-5 RI ini menunjukkan antusiasme untuk membimbing 76 putra-putri petugas upacara yang akan berpartisipasi dalam HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025.
"Ya memang karena saya menjadi pengawas ya dari dulu, karena saya pernah ikut Paskibraka tahun 63, jadi saya tahu cara dididiknya dan lain sebagainya, supaya anak-anak bangsa ini memang tahu yang namanya Pancasila, yang namanya kebangsaan, yang namanya nasionalisme," ungkap Megawati di Istana Negara, Jakarta.
Ia berharap agar 76 siswa tersebut dapat berkontribusi sebagai Duta Pancasila setelah menyelesaikan tugas mereka sebagai Paskibraka Nasional 2025.
Advertisement
Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk membentuk generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
"Dengan seperti itu nantinya mereka akan jadi yang namanya purna Paskibraka, akan ditesting lagi, karena setelah itu akan masuk yang saya telah dibuat yaitu tempat yang namanya Duta Pancasila, karena banyak sekali sekarang orang yang tidak mengetahui sejarah yang namanya Republik Indonesia, yang anak-anak muda apalagi," kata Megawati.
Dengan menyiapkan generasi muda yang memahami nilai-nilai kebangsaan, diharapkan mereka akan tumbuh menjadi individu yang mencintai tanah air. Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejarah di kalangan anak muda yang saat ini semakin berkurang, sehingga mereka bisa lebih menghargai warisan bangsa.
Advertisement
Pada hari Sabtu, 16 Agustus 2025, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memimpin acara pengukuhan 76 siswa sebagai anggota Paskibraka Nasional 2025 di Istana Negara, Jakarta. Mereka akan menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 pada 17 Agustus 2025.
Acara pengukuhan dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti dengan Mengheningkan Cipta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar. Salah satu anggota Paskibraka, Rhita Lovely Chantika Febiolla Ayomi dari Papua Barat, menjadi perwakilan yang membacakan ikrar dengan penuh semangat sambil mengenakan bendera Merah Putih di dadanya.
Advertisement
Pembacaan ikrar dilakukan oleh Kepala BPIP Yudian Wahyudi, yang diikuti oleh seluruh anggota Paskibraka. Ikrar tersebut berbunyi sebagai berikut:
Ikrar putera Indonesia
Aku mengaku putera Indonesia dan berdasarkan pengakuan itu
Aku mengaku bahwa aku adalah makhluk Tuhan Sang Maha Pencipta, dan bersumber pada-Nya
Aku mengaku bertumpah darah satu, Tanah Air Indonesia
Aku mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia
Aku mengaku bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945
Aku mengaku berjiwa dan berideologi satu, jiwa dan ideologi Pancasila, dan satu UUD negara republik indonesia tahun 1945
Aku mengaku bertujuan satu, masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila
Aku mengaku kemerdekaan dalam kesatuan budaya bangsa
Aku mengaku sebagai generasi penerus, perjuangan besar kemerdekaan dengan akhlak dan ihsan menurut ridha Tuhan Yang Maha Esa,
Berdasarkan pengakuan-pengakuan ini dan demi kehormatanku sebagai kader bangsa, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku untuk mengamalkan semua pengakuan ini dalam karya hidupku sehari-hari
Semoga Tuhan yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufik dan hidayah-Nya serta inayah-Nya.