Mario Aji Moto2: Pembalap Indonesia Tertahan di Peringkat 22 Klasemen Moto2 2026 Usai GP Prancis

Pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Aji Moto2, masih berjuang di Kejuaraan Dunia Moto2 2026. Ia tertahan di posisi ke-22 klasemen sementara usai finis di GP Prancis, mengumpulkan total tiga poin.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mario Aji Moto2: Pembalap Indonesia Tertahan di Peringkat 22 Klasemen Moto2 2026 Usai GP Prancis
Pembalap Moto2 Indonesia, Mario Aji, hampir meraih poin di GP Argentina setelah terjatuh saat berada di posisi ke-12 pada lap ke-14. (Planet Merdeka)

Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji, belum mampu beranjak dari posisi ke-22 dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto2 2026. Hal ini terjadi setelah ia menyelesaikan balapan GP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada Minggu (10/5), dengan finis di urutan ke-22. Mario Aji, yang membela Idemitsu Honda Team Asia, kini baru mengoleksi tiga poin dari total lima putaran yang telah berjalan sepanjang musim ini.

Performa di Le Mans menandai kelanjutan dari serangkaian balapan sulit yang dialami oleh pembalap asal Magetan, Jawa Timur, tersebut dalam tiga seri terakhir. Sebelumnya, Mario Aji gagal menyelesaikan balapan di GP Amerika Serikat dan GP Spanyol akibat insiden kecelakaan yang menimpanya.

Sebelumnya, Mario juga tidak mampu menuntaskan balapan pembuka musim di GP Thailand, namun berhasil meraih poin perdananya ketika finis di posisi ke-13 pada GP Brasil. Hasil ini menunjukkan perjuangan keras Mario Aji untuk bisa bersaing di kancah balap motor kelas dunia.

Musim 2026 menjadi tantangan berat bagi Mario Suryo Aji yang berlaga di kelas Moto2. Dengan hanya mengumpulkan tiga poin sejauh ini, Mario harus bekerja lebih keras untuk memperbaiki posisinya di klasemen. Poin tersebut didapatkan dari finis ke-13 di GP Brasil, menunjukkan potensi yang dimilikinya meskipun di tengah kesulitan.

Rangkaian balapan terakhir memang tidak berpihak kepada Mario. Kecelakaan di GP Amerika Serikat dan GP Spanyol menjadi penghalang utama bagi pembalap Indonesia ini untuk mengumpulkan lebih banyak poin. Setiap insiden tersebut tidak hanya merugikan dari segi poin, tetapi juga mengganggu momentum balapannya.

Kegagalan finis di GP Thailand pada awal musim juga menambah daftar tantangan yang harus dihadapi Mario. Namun, semangat juang pembalap muda ini tetap tinggi, dan ia terus berusaha untuk memberikan yang terbaik di setiap kesempatan.

Pada balapan GP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Mario Aji memulai persaingan dari posisi start ke-23. Meskipun menghadapi persaingan ketat, ia sempat menunjukkan peningkatan posisi di awal balapan. Mario berhasil naik ke urutan ke-21, menunjukkan kemampuannya untuk bersaing di lintasan.

Balapan di Le Mans sendiri sempat diwarnai dengan insiden yang menyebabkan dikibarkannya bendera merah (red flag), menghentikan sementara jalannya lomba. Situasi ini tentu mempengaruhi strategi dan ritme balap para pembalap, termasuk Mario Aji.

Setelah restart, Mario Aji akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-22. Meskipun belum meraih poin tambahan, finis balapan ini menjadi pengalaman berharga bagi Mario untuk terus beradaptasi dengan persaingan ketat di Moto2.

Kemenangan di Le Mans membawa perubahan signifikan di papan atas klasemen Moto2 2026. Izan Guevara berhasil melesat ke posisi kedua dengan mengoleksi 70 poin, menunjukkan performa impresifnya. Persaingan di puncak klasemen semakin memanas dengan perolehan poin yang ketat.

Manuel Gonzalez masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan total 79,5 poin, unggul 9,5 poin dari Izan Guevara. Konsistensi Gonzalez menjadi kunci dominasinya sejauh ini, menjadikannya target utama bagi para pesaingnya.

Sementara itu, Mario Suryo Aji masih berada di posisi ke-22 dengan tiga poin. Ia berada di antara Zonta van den Goorbergh dan Jose Antonio Rueda. Daftar lengkap klasemen menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Kejuaraan Dunia Moto2 ini, di mana setiap poin sangat berarti.

  • Manuel Gonzalez (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) 79,5 poin
  • Izan Guevara (BLU CRU Pramac Yamaha Moto2) 70 poin
  • Senna Agius (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) 59 poin
  • Celestino Vietti (Folladore SpeedRS Team) 53 poin
  • David Alonso (CFMOTO Inde Aspar Team) 48 poin
  • Daniel Holgado (CFMOTO Inde Aspar Team) 43 poin
  • Ivan Ortola (QJMOTOR-El Motorista-MSI) 39,5 poin
  • Daniel Muñoz (Italtrans Racing Team) 36 poin
  • Alonso Lopez (ITALJET Gresini Moto2) 31,5 poin
  • Alex Escrig (KLINT Racing Team) 30 poin
  • Collin Veijer (Red Bull KTM Ajo) 29,5 poin
  • Tony Arbolino (REDS Fantic Racing) 25,5 poin
  • Joe Roberts (OnlyFans American Racing Team) 16 poin
  • Barry Baltus (REDS Fantic Racing) 13 poin
  • Aron Canet (ELF Marc VDS Racing Team) 11,5 poin
  • Filip Salac (OnlyFans American Racing Team) 10 poin
  • Deniz Öncü (ELF Marc VDS Racing Team) 8,5 poin
  • Adrian Huertas (Italtrans Racing Team) 8 poin
  • Ayumu Sasaki (Momoven Idrofoglia RW Racing Team) 7 poin
  • Sergio Garcia (ITALJET Gresini Moto2) 4 poin
  • Zonta van den Goorbergh (Momoven Idrofoglia RW Racing Team) 3 poin
  • Mario Suryo Aji (Idemitsu Honda Team Asia) 3 poin
  • Jose Antonio Rueda (Red Bull KTM Ajo) 1 poin
  • Alex Ferrandez (BLU CRU Pramac Yamaha Moto2) 0,5 poin
  • Taiyo Furusato (Idemitsu Honda Team Asia) 0 poin
  • Marcos Ramirez (QJMOTOR-El Motorista-MSI) 0 poin
  • Luca Lunetta (Folladore SpeedRS Team) 0 poin
  • Jorge Navarro (KLINT Racing Team) 0 poin
  • Dennis Foggia (Folladore SpeedRS Team) 0 poin

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi