Mahfud MD: Kalian Enggak Ngerti Arti Pelanggaran HAM!

Jumat, 13 Desember 2019 19:19 Reporter : Supriatin
Mahfud MD: Kalian Enggak Ngerti Arti Pelanggaran HAM! Menko Polhukam Mahfud MD. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Viral video polisi memukuli warga saat proses penggusuran permukiman di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Menko Polhukam, Mahfud MD enggan menanggapi persoalan tersebut.

Padahal, baru-baru ini Mahfud mengklaim di era pemerintahan Presiden Joko Widodo tak ada pelanggaran HAM. Pernyataan ini menjadi polemik di sosial media.

"Ah, sudahlah enggak usah diributkan, kalian enggak ngerti arti pelanggaran HAM," kata Mahfud di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/12).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini bungkam mengenai tindakan represif aparat terhadap warga Tamansari.

1 dari 2 halaman

Sejumlah video beredar di media sosial memperlihatkan aparat memukul warga Tamansari. Dalam salah satu video, terlihat seorang aparat menarik warga ke arah kerumunan. Aparat kompak mengeroyok warga.

Selain itu, ada juga beberapa video yang memperlihatkan petugas memukuli warga di halaman pusat perbelanjaan Balubur Town Square (Baltos), dekat kawasan penggusuran.

Sejumlah video yang beredar itu diduga direkam oleh warga yang sedang berbelanja di Baltos.

2 dari 2 halaman

Polisi Janji Mengusut

Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema mengaku akan mendalami dugaan pemukulan tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan bagian Siber di Polda Jawa Barat dan juga Bidang Humas untuk bisa secara akurat menjelaskan peristiwa itu," ujar Irman.

Proses penggusuran permukiman warga RW 11 Kelurahan Tamansari sempat ricuh. Beberapa kali warga dan polisi saling adu lempar batu hingga polisi pun menembakkan gas air mata.

Dari kejadian itu, Irman mengatakan pihaknya menangkap sebanyak 25 orang. Menurutnya mereka yang ditangkap adalah yang melakukan pelemparan batu.

"Sebanyak 25 orang diamankan dan dipilah untuk menjalani pemeriksaan urine dan terkait perbuatan yang dilakukan, selebihnya diserahkan ke Satpol PP dan diserahkan ke orang tua," tuturnya. [rnd]

Baca juga:
Ketua DPR: Jangan Sampai Setiap Penggusuran Dilakukan Semena-Mena
Warga Tamansari Bandung Bertahan dan Melawan meski Terkatung
Komnas HAM Kecewa Penggusuran di Tamansari Ricuh
Wali Kota Bandung akan Beri Kompensasi Rp 26 Juta untuk Warga Tamansari
Polisi Amankan 25 Orang dari Tamansari Bandung, 2 Diduga Pakai Narkoba

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini