KPK Temukan Empat Ponsel yang Diduga Disembunyikan di Plafon Rumah Immanuel Ebenezer Saat Penggeledahan

Budi mengungkapkan bahwa KPK akan meminta keterangan dari Immanuel Ebenezer mengenai barang bukti yang ditemukan.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
KPK Temukan Empat Ponsel yang Diduga Disembunyikan di Plafon Rumah Immanuel Ebenezer Saat Penggeledahan
Sebelumnya, KPK menggelar OTT pada Kamis (21/8) dini hari di Jakarta. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah) (© 2025 Liputan6.com)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menemukan empat ponsel di plafon rumah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, saat melakukan penggeledahan di Pancoran, Jakarta, pada Selasa (26/8/2025). "Ya, penyidik menemukan empat handphone (ponsel) di plafon rumah yang bersangkutan," ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Budi Prasetyo menambahkan bahwa KPK berencana untuk menanyakan mengenai penemuan barang bukti tersebut kepada Immanuel Ebenezer dalam pemeriksaan yang berkaitan dengan dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. "Kami akan tanyakan tentunya ya dalam proses pemeriksaan, apakah memang sengaja disembunyikan atau memang menaruh handphone-nya di plafon? Ya tentu nanti dalam proses pemeriksaan kepada yang bersangkutan itu juga akan ditanyakan," jelasnya.

Di sisi lain, Budi juga menyampaikan bahwa informasi yang terdapat dalam empat ponsel tersebut akan dieksplorasi oleh KPK untuk membantu mengungkap kasus yang sedang diselidiki. Dengan langkah ini, diharapkan dapat memperjelas situasi dan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai kasus yang melibatkan Immanuel Ebenezer.

Dari hasil penggeledahan tersebut, KPK berhasil menyita barang bukti berupa mobil. Budi menegaskan bahwa semua barang yang disita akan segera dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan penyidikan yang lebih mendalam. "Hari ini juga langsung dibawa oleh penyidik," kata Budi, dikutip dari Antara. Meskipun demikian, Budi belum memberikan rincian mengenai jumlah unit mobil yang berhasil disita dari kediaman Noel.

Menilik Rumah Immanuel Ebenezer yang Harganya Ratusan Juta Hingga Miliar
Rumah Milik Immanuel Ebenezer di Depok. (Liputan6.com/Dicky) © 2025 Liputan6.com

Pada tanggal 22 Agustus 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan Immanuel Ebenezer sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, bersama Irvian Bobby dan sembilan orang lainnya, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan yang berkaitan dengan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. KPK menyebutkan bahwa Immanuel Ebenezer menerima uang sebesar Rp 3 miliar dan sebuah sepeda motor merek Ducati dari Irvian Bobby.

Di hari yang sama, Immanuel Ebenezer mengharapkan untuk mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, harapannya itu tidak terwujud, dan dia malah dicopot dari posisinya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan oleh Presiden. Kejadian ini menunjukkan betapa seriusnya dugaan pelanggaran yang terjadi, dan langkah KPK dalam menindaklanjuti kasus ini mencerminkan komitmen mereka dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Dalam periode 2022 hingga 2025, Irvian Bobby Mahendro (IBM) menjabat sebagai Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 di Kemenaker. Sementara itu, Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH) berperan sebagai Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker sejak tahun 2022 hingga saat ini.

Subhan (SB) menjabat sebagai Subkoordinator Keselamatan Kerja di Direktorat Bina K3 Kemenaker untuk periode 2020-2025. Di sisi lain, Anitasari Kusumawati (AK) juga menjabat sebagai Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja di Kemenaker pada periode yang sama.

Fahrurozi (FRZ) menjabat sebagai Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker dari Maret hingga Agustus 2025. Hery Sutanto (HS) berfungsi sebagai Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker dari tahun 2021 hingga Februari 2025.

Di Kemenaker, Sekarsari Kartika Putri (SKP) berperan sebagai Sub-Koordinator, sedangkan Supriadi (SUP) menjabat sebagai Koordinator. Selain itu, terdapat juga pihak dari PT KEM Indonesia, yaitu Temurila (TEM) dan Miki Mahfud (MM) yang terlibat dalam berbagai kegiatan.

Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Dengan berbagai peran ini, masing-masing individu berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia.

Rekomendasi