Ketika Pandemi Covid-19, Muncul Petisi Bebaskan Mantan Menkes Fadilah Supari

Jumat, 3 April 2020 20:11 Reporter : Merdeka
Ketika Pandemi Covid-19, Muncul Petisi Bebaskan Mantan Menkes Fadilah Supari Mantan Menkes Siti Fadilah Supari. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Di tengah pandemi virus corona, muncul sebuah petisi meminta agar mantan Menkes Siti Fadilah Supari dibebaskan dari tahanan di laman Change.org. Hingga pukul 19.15 WIB, sudah ada 7.300 yang mendukung.

Petisi itu diminta membebaskan lantaran Siti dianggap bisa membantu mengatasi wabah Covid-19. Disebutkan pengalaman dan keahlian Siti Fadilah saat menjadi Menteri Kesehatan dalam mengatasi ancaman Politik Pandemi Flu Burung dan Pandemi Flu Babi adalah sangat berharga dan dibutuhkan saat ini.

Disebutkan pula dalam petisi itu, akan sangat sia-sia jika pengalaman dan keahlian Siti Fadilah tetapi tidak dimanfaatkan pada saat kita kesulitan menghadapi wabah Corona. Saat ini Siti Fadilah hanya bisa memantau perkembangan penanganan wabah dari balik tembok penjara Pondok Bambu Jakarta Timur.

Selain itu, melalui akun twitternya, mantan politisi PKS dan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah juga membuat tagar untuk membebaskan Siti Fadilah.

"Ibu siti adalah pahlawan dunia, suaranya menggema memecah suasana. Tidak bisa lagi pemilik uang, negara adikuasa dan pemegang otoritas global mempermainkan nasib kita negara yang rakyatnya hidup dengan kebutuhan dasar ala kadarnya.#BebaskanSitiFadilah," cuit Fahri.

1 dari 1 halaman

Terjerat Kasus Pengadaan Alkes

Diketahui, Siti Fadilah tersandung kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Departemen Kesehatan. Meski demikian, dia membantah telah mengubah alokasi anggaran proyek flu burung senilai Rp80 miliar menjadi proyek pengadaan alat kesehatan pada 2007.

ICW dalam rilisnya hari ini, memasukan namanya dalam daftar yang bisa bebas, lantaran kebijakan corona, jika diterapkan. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly akan merevisi PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Pelaksanaan Hak Warga Binaan Permasyarakatan. Jika revisi ini dilakukan maka narapidana kasus korupsiyang berusia di atas 60 tahun bisa dibebaskan.

Reporter: Putu Merta Surya Putra [ray]

Baca juga:
Kasus Covid-19 di Indonesia Diprediksi Turun Mei 2020, tapi Ada Syaratnya
Pertamina Patra Niaga Bantu Warga Sekitar TBBM Plumpang Lawan Covid-19
Jepang Beri Bantuan Tunai Rp 45 Juta Per Keluarga Terdampak Pandemi Corona
Bantah Ngabalin, KSP Pastikan Semua Staf Negatif Covid-19
Pulang dari Jakarta, Ibu Hamil di Padang Sidempuan Jadi PDP Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini