Komisi III DPR RI kembali menyoroti pentingnya penguatan sistem lalu lintas nasional dengan merekomendasikan peningkatan status Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadi Badan Lalu Lintas (Balantas).
Badan baru ini nantinya diusulkan dipimpin perwira tinggi bintang tiga sebagai bentuk penguatan kelembagaan dan fungsi strategis pengaturan lalu lintas nasional.
Rekomendasi tersebut muncul dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho di ruang rapat Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/11). Hadir pula seluruh pejabat utama Korlantas dan para Dirlantas Polda se-Indonesia.
Advertisement
Dalam RDP tersebut, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho memaparkan secara komprehensif kesiapan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024–2025, terutama terkait aspek Kamseltibcar Lantas.
"Kami sudah memaparkan seluruh prediksi, skenario, dan potensi kerawanan di jalan tol, arteri, pelabuhan, penyeberangan, tempat wisata, hingga tempat ibadah,” ujar Irjen Pol. Agus Suryanugroho.
Agus menyebut Korlantas bertindak sebagai Satuan Tugas Kamseltibcar Lantas yang memastikan keamanan dan kelancaran arus selama libur panjang. Komisi III memberikan apresiasi atas survei, koordinasi, dan kesiapan lintas sektor yang telah dilakukan Korlantas.
Korlantas juga akan menggelar pengecekan dan uji kesiapan teknologi pemantauan arus di KM 29 sebagai bagian dari strategi manajemen lalu lintas berbasis digital.
Advertisement
Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Agus Suryanugroho menjelaskan Operasi Lilin akan berlangsung pada 20 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, setelah berakhirnya Operasi Zebra yang kini memasuki hari ke-10.
Meski demikian, sejumlah kebijakan teknis seperti pembatasan kendaraan sumbu tiga, window system kendaraan barang, hingga opsi rekayasa lalu lintas contraflow dan one way masih menunggu evaluasi bersama kementerian/lembaga terkait.
"Kebijakan akan disesuaikan dengan traffic counting di tol dan arteri. Cuaca ekstrem juga kita antisipasi, termasuk bila terjadi banjir atau pasang di pelabuhan,” jelasnya.
Advertisement
Komisi III menilai peningkatan status Korlantas menjadi Balantas penting untuk memperkuat fungsi koordinasi nasional, terutama dalam menghadapi kebutuhan pengaturan dan keselamatan lalu lintas yang semakin kompleks.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Agus memberi respons singkat namun penuh harapan.
"Mohon doa restu, moga-moga. Kita hanya bisa bekerja dan berdoa," ujarnya.
Dengan penguatan kelembagaan dan persiapan Operasi Nataru yang terus dimatangkan, Polri berharap pengamanan libur akhir tahun dapat berjalan aman, lancar, dan selamat bagi seluruh masyarakat.