Kemendagri Turun Tangan Cek Bupati Aceh Selatan Malah Umrah dan Menyerah Tangani Banjir Bandang
Usai ramai diberitakan umrah di tengah banjir bandang, Bupati Aceh Selatan, Mirwan Ms mengirimkan surat menyatakan ketidaksanggupan atasi banjir Aceh.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan respons soal ramai Bupati Aceh Selatan, Mirwan Ms pergi umrah di tengah bencana banjir menerjang wilayahnya. Fakta tersebut terungkap dari unggahan foto di akun biro travel perjalanan umrahnya Almisbah Travel yang menyebar luas di media sosial.
Sebelum ramai diberitakan umrah, Mirwan juga ramai diberitakan mengirimkan surat ketidaksanggupan sebagai kepala daerah untuk menanggulangi bencana yang melanda wilayahnya.
Mengonfirmasi tindakan yang dilakukan Mirwan, khususnya soal perjalanan umrahnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benny Irwan mengatakan pihaknya tengah menelusuri hal itu. Dia hendak memastikan, apakah benar yang bersangkutan melakukan ibadah umrah saat wilayahnya masih dilanda bencana.
"Kami sedang cek," singkat Benny melalui pesan tertulis diterima, Jumat (5/12).
Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf memberi peringatan, kepada bupati atau kepala daerah yang cengeng dan menyerah menangani banjir lebih baik mengundurkan diri.
Gubernur Aceh Murka
Peringatan itu disampaikan menyusul adanya sejumlah kepala daerah yang menyatakan ketidaksanggupan dalam menangani bencana banjir di Aceh.
"Kalau ada bupati yang cengeng dan menyerah menghadapi musibah ini, silakan mengundurkan diri atau turun dari jabatan. Kita ganti dengan yang lain, yang siap bekerja untuk rakyat," kata Muzakir Manaf di Aceh Timur.
Gubernur Aceh Ingatkan Pejabat Dipilih Rakyat
Dia mengingatkan agar tidak ada kepala daerah yang bersikap main aman atau takut mengambil keputusan di tengah kondisi darurat. Saat situasi bencana, yang dibutuhkan adalah keberanian, kecepatan, dan kepedulian.
"Kepala daerah itu dipilih rakyat untuk bekerja dalam kondisi tersulit sekalipun, bukan untuk mengeluh. Rakyat butuh pemimpin yang berdiri di barisan terdepan, bukan yang lari dari tanggung jawab," katanya.