Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga tak tahu Agus ditangkap Densus 88 terkait terorisme

Keluarga tak tahu Agus ditangkap Densus 88 terkait terorisme Polisi olah TKP penangkapan terduga teroris di Bekasi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap tiga terduga teroris di Bekasi, Sabtu (9/12). Salah satu terduga yang ditangkap adalah Agus Supriyadi yang selama ini tinggal di Dukuh Jati RT 04 RW III, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Saat dikonfirmasi wartawan, Istri Agus, Dwi Rindawati mengaku tidak mengetahui penangkapan suaminya tersebut. Bahkan saat wartawan menyambangi rumahnya, Rindawati sedang berjalan-jalan keliling kampung bersama kelima anaknya.

"Saya tidak tahu kalau suami saya ditangkap, saya tidak dikabari. Tadi makanya waktu anda datang saya kaget, saya baru tahu kalau suami saya ditangkap dari anda. Saya kalau pagi biasa jalan-jalan sama anak-anak, lihat kerbau atau kambing. Saya enggak tahu masalah suami saya, saya enggak punya televisi, makanya tidak tahu," ujar dia, Minggu (11/12).

Dia menambahkan, suaminya selama ini sering pergi dari rumah, tanpa dia tahu ke mana tujuannya, dia mengatakan, terakhir suaminya pergi pada hari Jumat.

"Kemarin masih salat Jumat di rumah, mungkin perginya ya hari itu. Tapi saya enggak tahu perginya ke mana," tandasnya.

Rindawati mengaku belum tahu apa yang akan dilakukan. Dia hanya akan menunggu kepulangan suaminya. Dia juga mengatakan suaminya selama ini bekerja sebagai tenaga serabutan dan menerima orderan percetakan MMT.

"Saya nggak tahu, menunggu suami saya saja di rumah. Anak saya banyak, yang gede masih SD, jadi enggak bisa ke mana-mana," ucapnya.

Kepala Desa Langenharjo, Sudiman menambahkan, semalam telah dikabari petugas dari Kodim Sukoharjo. Mereka memberitahukan jika salah satu warganya ditangkap di Bekasi.

"Tadi malam ada orang dari Kodim yang ke sini. Benar itu warga kami, tapi saya tidak tahu seluk beluknya," terang dia.

Ketua RT setempat, Mulyadi mengemukakan, dirinya tak mengetahui persis keseharian Agus. Pasalnya dia sendiri juga sibuk bekerja, sehingga jarang bertemu.

"Kalau kegiatan sosial sering ikut, lumayan aktif. Salat di masjid juga sering. Tapi pekerjaannya saya kurang tahu, katanya terima cetak MMT. Kesehariannya juga baik, tidak pernah ada masalah di kampung. Dia memang bukan asli sini, tapi kelahiran Magelang," pungkasnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP