Kekeringan melanda tiga wilayah di DIY, BPBD langsung antarkan air bersih

Rabu, 8 Agustus 2018 03:00 Reporter : Purnomo Edi
Kekeringan melanda tiga wilayah di DIY, BPBD langsung antarkan air bersih Ilustrasi kekeringan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kekeringan terjadi di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sedikitnya tiga kabupaten di DIY terdampak kekeringan tersebut, seperti Kulonprogo, Gunungkidul dan Bantul.

Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantara mengatakan jika kekeringan yang terjadi di tiga kabupaten itu masih bisa diatasi oleh masing-masing pemerintah kabupaten (Pemkab). Sehingga status darurat kekeringan belum perlu diberlakukan di tingkat propinsi.

"Droping air bersih terus dilakukan di tiga kabupaten tersebut. (Droping air bersih) Sesuai permintaan yang masuk dan jadwal yang direncanakan. Sampai saat ini yang utama penanganan masih oleh BPBD Kabupaten," ujar Biwara, Selasa (7/8).

Terpisah, Kepala Seksi Logistik dan Peralatan BPBD DIY, Enaryaka menguraikan kekeringan yang terjadi di tiga kabupaten di DIY itu masih bisa ditangani oleh masing-masing kabupaten.

"Propinsi melalui dinas sosial diambil dari Anggaran APBD dan bila kurang, di APBD siap support. BPBD DIY sudah koordinasi instansi terkait juga melalui tim reaksi cepat melakukan droping air," tutup Enaryaka.

Dari data yang diperoleh diketahui di Kabupaten Gunungkidul sebanyak 116.216 jiwa yang mengalami kekurangan air bersih saat ini. Mencakup 11 kecamatan dan 54 desa.

Sedangkan di Kabupaten Kulonprogo, 8 kecamatan terdampak kekeringan. Kecamatan terdampak itu adalah Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Kokap, Nanggulan, Sentolo, Pengasih dan Lendah. 8 Kecamatan ini terdiri dari 32 Desa, serta 109 Padukuhan dan jumlah 3.015 KK. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini