Kejati Riau Geledah KSOP dan Pelindo Dumai, Diduga Terkait Aktivitas Kepelabuhanan

Kejaksaan Tinggi Riau melakukan penggeledahan di Kantor KSOP dan PT Pelindo Dumai. Penggeledahan Kejati Riau ini diduga terkait dugaan perkara aktivitas kepelabuhanan yang berhubungan dengan penerimaan keuangan negara.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kejati Riau Geledah KSOP dan Pelindo Dumai, Diduga Terkait Aktivitas Kepelabuhanan
Kejaksaan Tinggi Riau melakukan penggeledahan di Kantor KSOP dan PT Pelindo Dumai. Penggeledahan Kejati Riau ini diduga terkait dugaan perkara aktivitas kepelabuhanan yang berhubungan dengan penerimaan keuangan negara. (AntaraNews)

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau baru-baru ini melakukan penggeledahan di sejumlah ruang kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Dumai. Aktivitas ini merupakan bagian dari penyelidikan dugaan perkara yang berkaitan dengan kegiatan kepelabuhanan. Penggeledahan ini menarik perhatian publik serta media massa setempat.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai, Charles Aprianto, membenarkan adanya kegiatan tersebut, meskipun dirinya tidak mengetahui detail spesifik perkaranya. Kejari Dumai hanya bertindak sebagai pihak yang memberikan asistensi dalam proses penggeledahan ini. Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh penerangan hukum Kejati Riau.

Penggeledahan yang berlangsung pada Rabu (15/4) ini dimulai sejak pukul 09.30 WIB dan masih berlanjut hingga sore hari. Aparat kepolisian turut mengamankan lokasi, sementara wartawan tidak diizinkan masuk ke area kantor. Mereka hanya dapat melakukan peliputan dari luar pagar pembatas.

Penggeledahan oleh Tim Pidsus Kejati Riau ini dilakukan secara serentak di dua lokasi penting di Dumai. Kedua lokasi tersebut adalah Kantor KSOP dan Kantor PT Pelindo Dumai, yang merupakan instansi vital dalam aktivitas pelabuhan. Proses ini melibatkan sekitar dua puluhan petugas dari Pidsus Kejati Riau.

Di Kantor Pelindo Dumai, kendaraan dinas boks milik Seksi Barang Bukti terlihat terparkir di teras depan. Kendaraan tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari polisi berseragam lengkap, menunjukkan keseriusan operasi ini. Situasi di lokasi dijaga ketat untuk memastikan kelancaran proses.

Sementara itu, di Kantor KSOP Dumai, dua personel kepolisian berjaga di pintu masuk utama gedung. Sejumlah pegawai Kejaksaan Negeri Dumai juga tampak hilir mudik di area tersebut. Humas KSOP Dumai, Sabar, membenarkan kegiatan ini dan menyatakan pihaknya mendampingi petugas Kejati.

Sabar menambahkan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan mengenai materi pemeriksaan yang sedang berlangsung. Ia meminta agar informasi lebih lanjut terkait substansi perkara dapat disampaikan langsung oleh pihak Kejati Riau. Hal ini menunjukkan koordinasi dalam penyampaian informasi resmi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penggeledahan di kedua kantor tersebut diduga kuat berkaitan dengan pelayanan jasa pemanduan kapal di pelabuhan. Pelayanan ini merupakan salah satu aspek krusial dalam operasional pelabuhan yang melibatkan banyak pihak. Dugaan ini menjadi fokus utama penyelidikan Kejati Riau.

Lebih lanjut, dugaan perkara ini juga dihubungkan dengan penerimaan keuangan negara yang berasal dari aktivitas kepelabuhanan. Potensi adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana ini menjadi perhatian serius. Kejati Riau berupaya mengungkap fakta-fakta terkait dugaan tersebut.

Penyelidikan ini bertujuan untuk menelusuri apakah ada praktik-praktik yang merugikan keuangan negara dalam jasa pemanduan kapal. Aktivitas kepelabuhanan memiliki regulasi ketat, sehingga setiap pelanggaran dapat berdampak luas. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan atas dugaan ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi