Jokowi Puji Kinerja Menteri Hadi Selesaikan Sertifikasi Ratusan Juta Bidang Tanah

Hadi dinilai memiliki latar belakang yang mendukung untuk percepatan sertifikasi tanah.

Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Puji Kinerja Menteri Hadi Selesaikan Sertifikasi Ratusan Juta Bidang Tanah
Jokowi Puji Kinerja Menteri Hadi Selesaikan Sertifikasi Ratusan Juta Bidang Tanah (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji kinerja dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto. Hadi telah menyelesaikan sertifikasi 106 juta bidang tanah dari total 126 juta bidang tanah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jokowi mengatakan, latar belakang Hadi yang merupakan mantan Panglima TN mempermudah proses pembebasan lahan. Dia berkata, semua persoalan lahan selesai di tangan Hadi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Tetapi karena Menteri BPN-nya mantan Panglima TNI itu memudahkan. Memudahkan. Ke bawah, Pak Hadi ini kalau ke bawah ada persoalan lahan senyum gitu aja rampung semuanya. Pada senyum loh. Belum diem, kalau diem langsung urusan pembebasan lahan rampung," kata Jokowi, Rabu (13/9). 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jokowi menuturkan, bahwa ada 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan. Dia teringat pada tahun 2015 baru 46 juta bidang yang sudah bersertifikat. Artinya masih perlu 80 juta bidang yang harus disertifikatkan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun, kepala negara mengapreasiasi kinerja Hadi Tjahjanto yang hingga kini sudah berhasil sertifikasi 106 juta dari total 126 juta bidang tanah. Jokowi memberikan acungan jempol kepada BPN.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Padahal saya cek setiap tahun berapa sih yang sertifikat yang keluar, 500 ribu, 500 ribu. Artinya apa? Rakyat harus menunggu 160 tahun untuk pegang yang namanya sertifikat, benar. 80 juta setahun hanya 500 ribu. Artinya nunggunya 160 tahun baru akan selesai," ujar Jokowi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saya kira harus tepuk tangan pada Pak Hadi. Karena tadi disampaikan dari 126 juta sudah 106 juta yang telah selesai diselesaikan. Ini moga-moga tahun 2024, 126 juta udah rampung semuanya," pungkasnya.

Rekomendasi