Jokowi minta Menlu prioritaskan isu Palestina di DK PBB

Selasa, 12 Juni 2018 14:31 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi buka bersama Ketua MPR. ©2018 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi untuk membicarakan terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) periode 2019-2020. Dalam pertemuan tersebut Jokowi berpesan agar isu Palestina menjadi fokus utama.

"Secara khusus saya berpesan kepada Menteri Luar Negeri untuk memberikan prioritas kepada isu Palestina. Isu Palestina akan menjadi prioritas bagi Indonesia dalam DK PBB," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/6).

Selama enam bulan Jokowi meminta agar Indonesia mempersiapkan secara matang. Sebab, kata dia, terpilihnya sebagai DK PBB adalah bentuk tanggung jawab serta kepercayaan dunia yang harus dilaksanakan dengan baik.

"Saya juga meminta Menlu dalam enam bulan ke depan mempersiapkan secara baik untuk Indonesia duduk di DK PBB dimulai 1 Januari 2019 yang akan datang. Kepercayaan dunia ini adalah tanggung jawab yang harus kita tunaikan dengan baik," kata Jokowi.

Kemudian dia juga meminta agar selama enam bulan tersebut dilakukan secara bersih. Dan tidak menghambur-hamburkan uang. "Lebih mengedepankan rekam jejak dan visi Indonesia untuk DK PBB," kata Jokowi.

Adapun empat prioritas keanggotaan Indonesia dalam DK PBB, kata Jokowi, yaitu memperkuat ekosistem perdamaian dan stabilitas dunia. Dengan memperkuat budaya penyelesaian konflik secara damai. Kemudian Jokowi juga meminta agar memperkuat sinergi antara organisasi kawasan dan DK PBB.

"Dan kita ingin meningkatkan pendekatan komprehensif dalam menangani kejahatan lintas batas termasuk di dalamnya adalah terorisme. Serta kita ingin mensinergikan upaya menciptakan perdamaian dengan pencapaian agenda pembangunan 2030," pungkas Jokowi. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini