Jokowi Minta Investor China Lapor Bila Ada Kendala Izin Investasi di Indonesia

Jokowi berharap investor China tidak ragu melapor.

Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Minta Investor China Lapor Bila Ada Kendala Izin Investasi di Indonesia
Jokowi Minta Investor China Lapor Bila Ada Kendala Izin Investasi di Indonesia (Merdeka.com)

Jokowi memastikan Indonesia berupaya menjaga iklim investasi yang baik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bisnis bersama Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok (INACHAM) dan sejumlah pengusaha Tiongkok di Shangri-La Hotel, Chengdu, China. Jokowi menekankan komitmen Indonesia untuk menjaga investasi tetap stabil dan berjalan baik. Atas dasar itu, Jokowi meminta agar para investor tidak ragu untuk menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi ketika berinvestasi di Indonesia.

"Saya berharap kalau ada masalah-masalah di lapangan baik mengenai pembebasan tanah, baik mengenai izin, tolong disampaikan,"

ucap Jokowi di Shangri-La Hotel, di China, Jumat (28/7).

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jokowi menyampaikan, pemerintah Indonesia terbuka untuk menampung segala informasi mengenai permasalahan yang dirasakan oleh para investor untuk dapat diselesaikan.

"Informasi dari bapak-bapak semua akan kami tampung dan kami akan selesaikan,"

ucap Jokowi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kepala Negara menyebut, saat ini sejumlah investor dari Tiongkok telah menanamkan investasinya di Indonesia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, Jokowi turut menyampaikan sejumlah prioritas investasi yang tengah dikerjakan oleh Indonesia dimulai dari ekosistem kendaraan listrik, energi baru terbarukan, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Saya lihat beberapa dari sini juga sudah masuk untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang ingin kita bangun ke depan,"

ucap Jokowi.

merdeka.com

Dalam hal energi baru terbarukan, Jokowi memyampaikan bahwa Indonesia ingin mendorong para investor dari Tiongkok untuk turut serta menanamkan investasinya. "Saya kira ini sebuah kesempatan yag sangat baik untuk ke depan energinya hijau, nanti produknya hijau (ramah lingkungan), jualan produknya bisa berada di posisi premium," tandasnya.

Rekomendasi