Jelang PPDB, Pemohon Legalisasi Berkas Kependudukan di Solo Naik 400 Persen

Rabu, 19 Juni 2019 02:37 Reporter : Arie Sunaryo
Jelang PPDB, Pemohon Legalisasi Berkas Kependudukan di Solo Naik 400 Persen Ilustrasi

Merdeka.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SD dan SMP di Solo akan digelar 1-3 Juli nanti. Menjelang PPDB, pemohon legalisasi berkas kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Solo selama sepekan terakhir naik hingga empat kali lipat.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Solo Ing Ramto mengungkapkan, pada hari biasa, pemohon legalisasi Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), maupun Kartu Keluarga (KK) hanya 100 orang. Namun saat ini jumlah pemohon melonjak hingga sekitar 400 orang.

"Kami harus kerja menyelesaikan permohonan legalisasi itu. Tiap hari loket pendaftaran ditutup pukul 15.00 WIB. Kemudian seluruh permohonan legalisasi langsung diselesaikan sampai Magrib," katanya, Selasa (18/6).

Pihaknya juga membatasi jumlah berkas kependudukan yang akan dilegalisasi. Untuk setiap pemohon hanya diperkenankan melegalisasi berkas maksimal 10 lembar. Khusus loket legalisasi, pihaknya menyiapkan 4 loket yang dijaga petugas nonstop selama waktu pelayanan.

Plh Kepala Dispendukcapil Supraptiningsih menambahkan, petugas sebenarnya sudah memberi tahu pemohon, jika legalisasi tidak diperlukan.

"Jadi cukup pakai salinannya saja, kemudian menunjukkan berkas asli kepada petugas PPDB saat diperlukan," tandasnya.

Lebih lanjut dia meminta kepada orang tua dan peserta PPDB agar mencermati aturan zonasi yang diberlakukan sebagai syarat penerimaan peserta didik. Namun para pemohon mengaku hanya ingin berjaga-jaga, jika salinan akta kelahiran dan KIA berstempel dan bertanda tangan pejabat milik anaknya itu diminta panitia PPDB. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini