Irwan Hidayat Ajak Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Bangun Reputasi Lewat Akal Budi, Kejujuran, dan Tindakan Nyata

Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat memberikan kuliah umum di Prodi Hubungan Masyarakat (Humas) FISIP UPN Veteran Yogyakarta.

nofie tessar
Oleh nofie tessar - Reporter
Irwan Hidayat Ajak Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta Bangun Reputasi Lewat Akal Budi, Kejujuran, dan Tindakan Nyata
Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat memberikan kuliah umum di Prodi Hubungan Masyarakat FISIP di Kampus II UPN “Veteran” Yogyakarta, Kamis (23/10/2025). (2025 merdeka.com/Tessar)

Ruang Seminar FISIP, Gedung Agus Salim, Kampus II UPN “Veteran” Yogyakarta dipenuhi semangat mahasiswa baru Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas), Kamis (23/10/2025). Mereka antusias mengikuti kuliah umum bertajuk “Dari Value ke Reputasi: Peran Public Relations dalam Membangun Branding yang Berkelanjutan di Era Industri Modern.”

Acara ini menghadirkan sosok inspiratif Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul), Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, yang dikenal luas bukan hanya sebagai pengusaha sukses, tapi juga sebagai figur penuh nilai dan kepedulian sosial.

Nilai dan Akal Budi sebagai Pondasi Reputasi

Sido Muncul
Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat memberikan kuliah umum di Fakultas FISIP di Kampus II UPN Veteran Yogyakarta, Kamis (23/10/2025). 2025 merdeka.com/Tessar

Dalam sesi kuliah umumnya, Irwan Hidayat membagikan pengalaman hidup dan filosofi bisnis yang menekankan pentingnya kejujuran dan akal budi dalam membangun reputasi.

Public Relations bukan sekadar mengatur citra, tapi tentang bagaimana kita hidup dengan nilai yang benar. Komunikasi yang baik itu bukan hanya kata-kata, tapi tindakan yang lahir dari hati dan kejujuran,” ujarnya disambut tepuk tangan mahasiswa.

Irwan menekankan bahwa keberhasilan Sido Muncul tidak dibangun dalam semalam. Ia menanamkan nilai kerja keras, empati, dan tanggung jawab sosial sebagai fondasi utama perusahaan.

“Akal budi adalah kunci. Kalau kamu ingin dihormati, hormatilah orang lain dulu. Kalau kamu ingin dipercaya, tunjukkan integritasmu dalam tindakan,” katanya.

Selain berbagi pengalaman, Irwan juga menginspirasi mahasiswa untuk tidak takut memulai dari bawah. Ia menceritakan masa mudanya yang penuh perjuangan dan keyakinannya bahwa kesuksesan sejati datang dari keberanian memberi manfaat bagi sesama.

“Hidup yang baik bukan soal seberapa banyak uang yang kamu punya, tapi seberapa banyak manfaat yang kamu berikan untuk orang lain,” tuturnya.

Terkait banyak perusahaan maupun individu saat ini yang diuji oleh opini publik dalam menjaga keaslian dan kejujuran komunikasi perusahaan lewat tren dan viralitas di tengah derasnya arus informasi digital yang serba serba cepat dan terbuka, Irwan turut memberikan tanggapannya.

Public Relations itu corong perusahaan. Komunikasi yang baik harus lahir dari kerja nyata dan kejujuran. Kalau komunikasinya tidak jujur, ya salah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di era digital saat ini, tren viralitas memang penting, tapi tidak cukup untuk membangun reputasi jangka panjang.

“Viralitas itu kesadaran. Tapi setelah orang sadar, yang membuat mereka tetap percaya adalah nilai produk atau value. Kalau hanya viral tanpa nilai, itu cuma sesaat,” jelasnya.

Irwan kemudian berbagi filosofi hidup yang ia pegang sejak muda, ia menjelaskan bahwa setiap manusia telah diberi dua rahmat Tuhan, yaitu intelegensi dan akal budi.

“Akal budi itu sederhana. Berbuatlah kepada orang lain seperti engkau ingin diperlakukan. Kalau orang menjalankan itu, dia pasti hidup baik. Hidup layak itu hak setiap orang,” ujarnya.

Sido Muncul, dari Brand Herbal ke Brand Nilai

Sido Muncul
Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyimak pertanyaan dari mahasiswa pada kuliah umum di Prodi Hubungan Masyarakat FISIP di Kampus II UPN “Veteran” Yogyakarta, Kamis (23/10/2025). 2025 merdeka.com/Tessar

Kehadiran Irwan Hidayat di kampus bukan sekadar berbagi kisah sukses perusahaan herbal terbesar di Indonesia, tetapi juga mengajak mahasiswa untuk menumbuhkan kesadaran sosial dalam karier mereka.

Melalui nilai trust dan care, Sido Muncul telah menjadi contoh perusahaan nasional yang menjadikan CSR dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari identitas brand.

Irwan berharap generasi muda, terutama calon praktisi PR, mampu membawa semangat serupa di masa depan.

“Bangun reputasi bukan dengan pencitraan, tapi dengan kejujuran dan manfaat nyata. Itulah PR sejati,” pungkasnya.

Apresiasi dari Dekan dan Civitas Akademika

Sido Muncul
Penyerahan plakat penghargaan dari Dekan FISIP UPNVY kepada Irwan Hidayat. 2025 merdeka.com/Tessar

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Susanta, M.Si., menyampaikan rasa terima kasih dan kekagumannya kepada Irwan Hidayat.

“Beliau ini sosok pengusaha luar biasa sukses besar tapi tetap rendah hati. Bukan hanya membangun bisnis, tapi juga membangun nilai-nilai kemanusiaan yang kuat,” ujar Susanta dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk meneladani semangat Irwan dalam menghubungkan dunia akademik dan industri, terutama di bidang komunikasi dan public relations.

Koordinator Program Studi Hubungan Masyarakat FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta, Dra. Siti Fatonah, M.Si., menambahkan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri seperti ini sangat penting bagi mahasiswa.

“Kuliah umum ini bukan hanya memberikan wawasan teoretis, tapi juga membuka mata mahasiswa tentang realitas industri komunikasi dan pentingnya nilai moral dalam praktik PR,” jelasnya.

Siti Fatonah juga menegaskan bahwa kuliah umum dengan figur seperti Irwan Hidayat mampu menanamkan semangat “Humas Berkarakter, Cerdas, dan Berakhlak.”

“Kegiatan ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pelaku industri yang sudah membuktikan bahwa nilai, reputasi, dan etika adalah kunci keberlanjutan sebuah brand,” imbuhnya.

Sido Muncul
Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat memberikan hadiah uang saku kepada Muhammad Khalid Nazar, salah satu mahasiswa terpilih dalam sesi tanya jawab. Kamis (23/10/2025). 2025 merdeka.com/Tessar

Sesi tanya jawab menjadi bagian paling hidup dari kuliah umum ini. Beberapa mahasiswa dengan antusias mengajukan pertanyaan seputar strategi membangun reputasi dan bagaimana menjaga kepercayaan publik di era digital.

Muhammad Khalid Nazar, mahasiswa Prodi Humas FISIP UPNVY, mengaku paling terinspirasi oleh pesan Irwan tentang akal budi.

“Pak Irwan mengajarkan bagaimana menggunakan akal dan merasakannya pakai hati. Saya jadi sadar, kalau kita ingin dihargai saat bicara, kita juga harus menghargai orang lain. Itu sangat membekas di hati saya,” ungkap Khalid.

Menurutnya, nilai-nilai yang disampaikan dalam kuliah umum tersebut sangat relevan dengan peran Public Relations masa kini, bukan sekadar profesi yang berbicara di depan publik, tetapi juga yang berperan membangun kepercayaan dengan dasar moral dan kemanusiaan.

Sementara Nayla Nurul Fatima, mahasiswa baru Hubungan Masyarakat, mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari Irwan Hidayat.

“Saya nggak menyangka kuliah umum pertama di kampus langsung dengan Direktur Sido Muncul. Beliau banyak berbagi tentang kehidupan dan cara berpikir yang sederhana tapi dalam. Kalimat yang paling membekas buat saya ‘Komunikasi terbaik adalah bukti,’ jadi PR itu bukan cuma bicara, tapi membuktikan kata-kata lewat tindakan,” ujarnya.

Sama seperti Khalid, Nayla juga mendapatkan uang saku Rp500 ribu usai terpilih sebagai salah satu penanya.

Sido Muncul
Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat foto bersama ratusan mahasiswa Prodi Humas UPN Yogyakarta angkatan 2025/2026.Acara ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan industri. 2025 merdeka.com/Tessar

Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai integritas, empati, dan kebermanfaatan tak hanya menjadi teori, tetapi diwariskan langsung dari pengalaman hidup seorang tokoh yang sudah membuktikan semuanya.

Rekomendasi