Harga Tiket Pesawat Tinggi, Jumlah Wisatawan ke Danau Toba Turun

Selasa, 18 Juni 2019 02:03 Reporter : Yan Muhardiansyah
Harga Tiket Pesawat Tinggi, Jumlah Wisatawan ke Danau Toba Turun Geopark Kaldera Toba. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Tingginya harga tiket pesawat berpengaruh besar pada sektor pariwisata. Kunjungan wisatawan ke Danau Toba pun menurun.

Direktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo, menyatakan kunjungan ke destinasi wisata itu turun hingga 10 persen dibanding periode sama tahun lalu. Mereka mengklaim tingginya harga tiket pesawat menjadi salah satu penyebab kondisi ini.

Penurunan itu terdata dari jumlah kedatangan wisatawan yang menggunakan transportasi udara di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, terhitung sejak Januari hingga Mei 2019.

"Waktu kita cek ke Angkasa Pura II, Bandara Silangit masih relatif oke dibanding bandara yang lain. Year to year penurunan dihitung Januari sampai April memang turun sekitar 10 persen, tapi bandara lain bisa turun hingga 15 sampai 20 persen. Jadi semua terdampak, namun bandara Silangit paling kecil," Arie, Senin (17/6).

Dia berharap harga tiket dapat kembali normal agar kunjungan wisatawan bisa terus meningkat. Harga terjangkau itu akan sejalan dengan pengembangan Bandara Silangit. "Infrastrukturnya terus dibangun, bandaranya makin bagus, runway-nya makin panjang, apron makin lebar," ujarnya.

Begitupun, kata Arie, dalam dunia pariwisata mereka tidak akan berpatokan pada salah satu persoalan, seperti harga tiket yang mahal. Menurutnya, mereka justru akan lebih fokus terhadap pengembangan destinasi wisata dan peningkatan mutu serta pelayanan.

"Yang penting itu adalah destinasinya dan kesiapan sarana seperti hotel, makanan halal. Penerbangan itu hanya satu sarana penghubung saja," tutup Arie. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini