Hampir Sempurna! Persiapan STQH Nasional ke-28 di Sultra Capai 99 Persen, Siap Sambut Ribuan Peserta
Gubernur Sultra umumkan persiapan STQH Nasional ke-28 di Kendari telah mencapai 99 persen, siap menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia dengan fasilitas dan skenario matang.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional ke-28. Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyatakan bahwa persiapan acara berskala nasional ini telah mencapai angka 99 persen. Kegiatan akbar ini akan dipusatkan di Kota Kendari, Bumi Anoa, dengan harapan dapat berjalan lancar dan sukses.
Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa berbagai aspek persiapan telah rampung, meskipun masih ada penyempurnaan kecil yang sedang dikebut. Fokus utama saat ini adalah pada kebersihan, kerapian, dan penataan akhir di sejumlah lokasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan seluruh peserta dan tamu yang akan hadir dalam ajang bergenggi tersebut.
Acara STQH Nasional ke-28 ini direncanakan akan diikuti oleh perwakilan dari hampir seluruh provinsi di Indonesia, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Selain itu, kehadiran sejumlah duta besar dari negara-negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, juga menjadi perhatian khusus. Pemprov Sultra berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan event ini dengan tertib, nyaman, dan membanggakan.
Pemantapan Venue dan Infrastruktur Pendukung
Gubernur Andi Sumangerukka secara langsung melakukan pengecekan terhadap enam lokasi utama yang akan menjadi venue pelaksanaan STQH Nasional ke-28. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Bandara Haluoleo Kendari, Aula IAIN Kendari, Aula Kemenag Sultra, Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aula Inspektorat Sultra, serta kawasan Eks MTQ Kendari sebagai pusat kegiatan. Pengecekan ini memastikan setiap detail siap menampung rangkaian acara.
Meskipun persiapan secara umum sudah "on the track", terdapat beberapa bagian yang masih dalam tahap penyempurnaan. Perbaikan taman, akses jalan, dan dekorasi di berbagai tempat terus dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif. "Secara umum semua sudah on the track. Tinggal penyempurnaan kecil seperti kebersihan, kerapian, dan penataan akhir agar suasana lomba lebih nyaman," ujar Andi Sumangerukka.
Pemprov Sultra juga telah menerima konfirmasi kesiapan dari berbagai provinsi di Indonesia untuk menghadiri dan meramaikan kegiatan ini. Hal ini menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dan menjadikan STQH Nasional ke-28 sebagai magnet bagi berbagai daerah. Kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama dalam menyambut ribuan delegasi dan tamu VIP.
Dukungan Transportasi dan Pengamanan Mobilisasi
Untuk mendukung kelancaran mobilisasi peserta dan tamu selama STQH Nasional ke-28, Pemerintah Provinsi Sultra telah menyiapkan armada transportasi yang memadai. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Muhammad Rajulan, mengonfirmasi bahwa sebanyak 38 kendaraan Hiace telah disiapkan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kendaraan ini akan memfasilitasi pergerakan kontingen, dewan hakim, dan tamu VIP.
Selain bantuan dari Kemenhub, setiap dinas di Provinsi Sultra dan Kota Kendari juga turut berkontribusi dengan menyediakan masing-masing dua unit mobil sekelas Inova atau Avanza. Penambahan kendaraan ini bertujuan untuk memastikan seluruh peserta dan tamu dari berbagai daerah dapat bergerak dengan lancar. Ketersediaan transportasi yang cukup adalah prioritas utama untuk kenyamanan semua pihak.
Dishub Sultra juga mengerahkan sekitar 40 personel untuk membantu pengaturan lalu lintas dan parkir di seluruh venue. Personel ini akan bertugas selama acara berlangsung, termasuk pada saat pembukaan, penutupan, dan acara utama STQH. Pengaturan lalu lintas yang efektif diharapkan dapat mencegah kemacetan dan memastikan aksesibilitas yang baik ke semua lokasi kegiatan.
Ragam Cabang Lomba dan Partisipasi Nasional
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa STQH Nasional ke-28 akan mempertandingkan enam cabang lomba. Cabang-cabang tersebut meliputi Tilawatil Anak-anak dan Dewasa, Hafalan Al Quran 1 dan 5 Juz serta Tilawah, Hafalan Al Quran 10 dan 20 Juz, Hafalan Al Quran 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab. Selain itu, ada juga Hafalan 100 Hadis dan 500 Hadis, serta Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH).
Data peserta yang terkonfirmasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari seluruh penjuru Indonesia. Hampir seluruh provinsi di Indonesia akan mengirimkan perwakilannya untuk berpartisipasi dalam ajang keagamaan ini. "Ini diikuti semua provinsi di Indonesia," jelas Muhammad Saleh, menegaskan cakupan partisipasi yang luas.
Partisipasi yang merata dari berbagai provinsi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi dan mempererat tali silaturahmi antar daerah. STQH Nasional ke-28 di Bumi Anoa ini menjadi wadah untuk mengapresiasi dan mengembangkan bakat-bakat terbaik dalam bidang Tilawatil Quran dan Hadis di Indonesia.
Terkait rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto untuk membuka kegiatan STQH Nasional tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Istana Negara. Namun, Pemprov Sultra tetap menyiapkan seluruh skenario dengan matang untuk segala kemungkinan. "Sampai saat ini belum ada penyampaian resmi soal kehadiran presiden, tetapi skenario tetap kami siapkan. Lebih baik kita siap untuk semua kemungkinan," ujarnya.
Sumber: AntaraNews