Gubernur Sulbar Ajak Jaga Toleransi, Tegaskan Persatuan Kunci Kemajuan Bangsa

Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengajak masyarakat terus jaga toleransi dan persatuan, menegaskan pentingnya ketaatan beragama serta hukum demi kemajuan bangsa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur Sulbar Ajak Jaga Toleransi, Tegaskan Persatuan Kunci Kemajuan Bangsa
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menyerukan pentingnya menjaga toleransi dan persatuan di tengah masyarakat, menegaskan bahwa Toleransi Sulawesi Barat adalah kunci kemajuan daerah dan bangsa. (AntaraNews)

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, baru-baru ini menyerukan kepada seluruh masyarakat di wilayahnya untuk terus memelihara kebersamaan dan toleransi. Ajakan ini disampaikan dalam rangka memperkuat persatuan serta mendukung berbagai inisiatif pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Suhardi Duka saat menghadiri perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Kabupaten Mamasa dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, ia juga mengucapkan selamat Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani di Sulawesi Barat.

Menurut Gubernur, kehadiran pemerintah provinsi dalam perayaan keagamaan ini merupakan wujud nyata dukungan dan kebersamaan. Ia menekankan bahwa perbedaan adalah kekuatan bangsa, di mana toleransi dan persatuan menjadi fondasi utama kemajuan.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan keberagaman, namun perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi pemisah. Justru, kekuatan sejati bangsa ini terletak pada tingginya semangat toleransi dan kuatnya ikatan persatuan antarwarganya. Beliau menyampaikan ucapan selamat Natal, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Provinsi Sulbar, kepada seluruh umat Kristiani.

Kehadiran Pemerintah Provinsi Sulbar dalam perayaan Natal tersebut bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dari komitmen kebersamaan. Suhardi Duka ingin menunjukkan bahwa pemerintah selalu hadir dan bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan pemerintah terhadap perayaan hari besar keagamaan sebagai upaya merajut keharmonisan sosial.

Tema Natal tahun ini, yakni 'Tuhan Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga', dinilai sangat relevan dengan kondisi kehidupan bermasyarakat saat ini. Suhardi Duka menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama yang membentuk tatanan sosial yang baik. Kualitas sebuah masyarakat sangat bergantung pada kualitas keluarga yang menjadi bagiannya.

Lebih lanjut, Gubernur Suhardi Duka menyoroti pentingnya ketaatan beragama yang harus sejalan dengan kepatuhan terhadap hukum dan aturan negara. Kedisiplinan serta kepatuhan terhadap hukum adalah kunci fundamental bagi kemajuan suatu bangsa. Tanpa ketaatan ini, potensi besar yang dimiliki Indonesia sulit untuk diwujudkan secara optimal.

Beliau berpendapat bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi untuk lebih maju, bahkan melampaui negara-negara lain yang sumber daya alamnya lebih terbatas. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana meningkatkan ketaatan dan kedisiplinan masyarakat terhadap aturan dan penegakan hukum. Hal ini menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa.

Suhardi Duka berharap momentum perayaan Natal dapat menjadi titik balik bagi seluruh umat beragama untuk introspeksi. Ia mengajak agar setiap individu semakin taat dalam menjalankan ajaran agama masing-masing, sekaligus patuh pada hukum dan aturan yang berlaku di negara. Dengan tumbuhnya ketaatan tersebut, bangsa ini diyakini akan semakin kuat dan mampu mencapai kemajuan di masa depan.

Gubernur juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap ikhtiar baik yang dilakukan demi kemaslahatan masyarakat akan selalu diberkati. Optimisme harus senantiasa terpelihara, terutama di tengah perayaan Natal ini, sebagai pendorong semangat. Dengan niat yang tulus dan kerja sama yang kuat, Suhardi Duka percaya bahwa segala hambatan dapat diatasi bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi