FOTO: Melihat Perawatan Anak-Anak Penderita Thalasemia di Rumah Sakit Fatmawati

Thalasemia diketahui menempati posisi kelima di antara penyakit tidak menular setelah penyakit jantung, gagal ginjal, kanker dan stroke.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
FOTO: Melihat Perawatan Anak-Anak Penderita Thalasemia di Rumah Sakit Fatmawati
FOTO: Melihat Perawatan Anak-Anak Penderita Thalasemia di Rumah Sakit Fatmawati (Merdeka.com)

Pemerintah telah menghabiskan anggaran sebesar Rp2,78 triliun untuk membiayai perawatan transfusi darah hingga obat-obatan bagi pasien thalasemia.

Anak-anak  penderita thalasemia (penyakit kelainan darah) menjalani perawatan dengan melakukan transfusi darah  di RSUP Fatmawati, Jakarta, Rabu (18/10/2023).
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemerintah telah menghabiskan anggaran sebesar Rp2,78 triliun untuk membiayai perawatan transfusi darah hingga obat-obatan bagi pasien thalasemia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berdasarkan data BPJS Kesehatan 2020 beban pembiayaan kesehatan sejak tahun 2014 sampai tahun 2020 terus mengalami meningkat

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pembiayaan thalasemia diketahui menempati posisi kelima di antara penyakit tidak menular setelah penyakit jantung, gagal ginjal, kanker dan stroke.

Sebagai informasi, Thalasemia adalah penyakit keturunan (kelainan genetik) akibat kelainan sel darah merah yang dapat<br>menyebabkan penderita harus melakukan transfusi darah sepanjang usianya.
Dok. Istimewa
Berdasarkan data Yayasan Thalasemia Indonesia, ditemukan adanya peningkatan kasus thalasemia. Sejak 2012, ada sebanyak 4.896 kasus, hingga bulan Juni 2021 data penyandang talasemia di Indonesia tercatat ada 10.973 kasus.
Dok. Istimewa
Secara klinis ada tiga jenis talasemia, yakni talasemia mayor, talasemia intermedia, dan talasemia minor.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam perawatannya, untuk pasien thalasemia mayor memerlukan transfusi darah secara rutin seumur hidup sebanyak dua hingga empat kali seminggu.

Sedangkan pasien thalasemia intermedia membutuhkan transfusi darah, tetapi tidak rutin.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara pasien
talasemia minor secara klinis sehat, hidup seperti orang normal secara fisik dan mental, tidak bergejala
dan tidak memerlukan transfusi darah.

Rekomendasi