Fakta Unik: Kebersihan Bagian dari Iman, Wali Kota Bima Ajak ASN dan Warga Terapkan Pembatasan Sampah Plastik
Wali Kota Bima, H. A Rahman H. Abidin, kembali menyerukan Pembatasan Sampah Plastik bagi ASN dan warga. Langkah ini sejalan dengan program Kota Bima BISA yang bertujuan mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.
Wali Kota Bima, H. A Rahman H. Abidin, baru-baru ini menyerukan ajakan penting kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat. Ajakan tersebut adalah untuk membatasi penggunaan sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bima saat peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad 1447 Hijriah. Acara tersebut berlangsung di Halaman Masjid Muhammad Nur A Latief pada Senin lalu. Momen religius ini dipilih untuk memperkuat pesan moral tentang pentingnya kebersihan.
Langkah pembatasan sampah plastik ini sejalan dengan program unggulan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri). Wali kota berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan untuk masa depan.
Implementasi Gerakan Pembatasan Plastik
Dalam seruannya, Wali Kota Bima menekankan pentingnya tindakan nyata dalam mengurangi sampah plastik. Ia mengajak ASN dan masyarakat untuk memulai dari hal-hal sederhana. Implementasi ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan baru yang positif bagi seluruh warga.
Beberapa contoh konkret yang disarankan adalah membawa tumbler pribadi untuk minuman. Selain itu, penggunaan piring dan gelas sendiri saat acara atau makan di luar juga sangat dianjurkan. Langkah kecil ini dapat mengurangi tumpukan sampah plastik sekali pakai secara signifikan.
Pemerintah kota juga mendorong penyediaan tempat sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan masing-masing. Hal ini penting untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Dengan demikian, proses daur ulang dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
"Sejalan dengan program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri), saya kembali menekankan implementasi edaran pembatasan penggunaan plastik sekali pakai," ujar Wali Kota Bima, H. A Rahman H. Abidin.
Kebersihan sebagai Bagian dari Iman
Wali Kota Bima, yang akrab disapa Haji Man, mengaitkan ajakan ini dengan nilai-nilai agama. Ia menegaskan bahwa kebersihan bukan sekadar slogan semata. Kebersihan memiliki makna yang lebih dalam, terutama dalam ajaran Islam.
"Kebersihan bukan sekadar slogan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Oleh karena itu mari kita buktikan dengan aksi nyata, bukan hanya kata-kata," tegasnya.
Menurut Haji Man, nilai-nilai efisiensi, kesederhanaan, dan kebersihan telah diajarkan Rasulullah berabad-abad lalu. Ajaran ini relevan hingga saat ini. Semua umat diajak untuk meneladani akhlak mulia tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau juga menambahkan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan yang paripurna. "Beliau tidak hanya mengajarkan shalat dan ibadah ritual, tetapi juga mencontohkan disiplin, kejujuran, kesederhanaan, kepemimpinan yang adil, serta kepedulian kepada umat," katanya.
Maulid Nabi sebagai Momentum Perubahan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dijadikan momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan. Wali Kota berharap kepedulian sosial dan nilai religius semakin tumbuh di masyarakat. Momen ini bukan hanya sekadar seremoni tahunan.
Wali Kota Bima menekankan bahwa Maulid Nabi harus menjadi sarana meneladani akhlak mulia Rasulullah. Ini berlaku dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun dalam tugas pelayanan publik. ASN khususnya, diingatkan untuk mengabdi dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.
"Mari kita jadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, menanamkan integritas, dan bekerja bersama membangun Kota Bima yang maju, sejahtera, dan dirahmati Allah," ucapnya.
Pesan ini menggarisbawahi bahwa pembangunan kota tidak hanya fisik, tetapi juga spiritual. Dengan meneladani Rasulullah, diharapkan masyarakat dan birokrasi dapat mewujudkan Kota Bima yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews