Fakta Mengejutkan: Polres Muaro Jambi Perkuat Strategi Cegah Curanmor Kampus yang Marak di Lingkungan Mahasiswa

Polres Muaro Jambi serius tangani peningkatan kasus curanmor kampus di wilayah UNJA dan UIN. Simak strategi terbaru kepolisian untuk menjaga keamanan mahasiswa!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Mengejutkan: Polres Muaro Jambi Perkuat Strategi Cegah Curanmor Kampus yang Marak di Lingkungan Mahasiswa
Polres Muaro Jambi mengambil langkah serius untuk memperkuat strategi pencegahan Curanmor Kampus yang marak terjadi di lingkungan Universitas Jambi (UNJA) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Jambi, menyikapi peningkatan kasus sepanjang 2025. (AntaraNews)

Polres Muaro Jambi meningkatkan strategi pencegahan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di lingkungan kampus. Peningkatan ini dilakukan menyusul maraknya kasus curanmor di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, yang menjadi perhatian serius kepolisian.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, pada Sabtu, di Muaro Jambi, menyatakan bahwa fenomena pencurian motor di rumah huni sewa (kos) kawasan kampus Universitas Jambi (UNJA) dan Universitas Islam Negeri (UIN) menjadi atensi khusus Polda Jambi. Situasi ini menunjukkan urgensi penanganan yang lebih komprehensif.

Dalam tiga bulan terakhir, Polsek Jaluko menghadapi dua fenomena kriminalitas yang menonjol, yaitu geng motor dan curanmor. Oleh karena itu, Kapolres telah menginstruksikan Kapolsek Jaluko beserta jajaran untuk lebih mencurahkan tenaga dalam menyikapi persoalan pencurian kendaraan yang sering terjadi di lingkungan tempat tinggal mahasiswa.

Kapolsek Jaluko, Iptu Yohanes Chandra Putra, mengungkapkan bahwa selama tahun 2025, kasus curanmor di wilayah hukum Polsek Jaluko mengalami peningkatan signifikan. Wilayah padat aktivitas mahasiswa, seperti Desa Simpang Sungai Duren di kawasan kampus UIN STS Jambi dan Desa Mendalo Indah di areal Kampus UNJA, menjadi lokasi yang paling rawan.

Periode Januari hingga Oktober 2025 menunjukkan tren peningkatan kasus curanmor yang mengkhawatirkan. Meskipun beberapa kasus berhasil diungkap, sebagian besar masih dalam proses penyelidikan. Keterbatasan personel menjadi salah satu tantangan dalam menangani banyaknya laporan yang masuk.

Peningkatan ini menuntut respons cepat dari kepolisian untuk melindungi aset mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Fokus penanganan curanmor kampus menjadi prioritas utama demi menciptakan rasa aman di tengah lingkungan pendidikan.

Menyikapi maraknya kasus curanmor, Polres Muaro Jambi telah melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah sosialisasi langsung kepada penghuni kos dan perumahan yang rawan curanmor. Upaya ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dan mahasiswa agar tetap waspada terhadap ancaman pencurian.

Selain sosialisasi, kepolisian juga mengintensifkan patroli rutin di area-area rawan dan membentuk tim khusus penanganan curanmor. Pemberdayaan Bhabinkamtibmas juga ditingkatkan untuk membantu fungsi reserse dan Sabhara dalam mengumpulkan informasi serta melakukan tindakan preventif.

Iptu Yohanes Chandra Putra menambahkan, pihaknya juga melakukan cek TKP dan tindak lanjut cepat terhadap setiap laporan curanmor yang masuk. Menurutnya, kasus curanmor di wilayah Jaluko seringkali dipicu oleh kelengahan masyarakat dan lemahnya pengamanan lingkungan kos. Oleh karena itu, upaya menjaga stabilitas keamanan terus digalakkan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi