Dua Ormas di Palembang Bentrok Rebutan Lahan Parkir, Satu Orang Luka Parah di Jari
Dua kelompok terlibat sama-sama membawa senjata tajam dan ada yang membawa senjata api.
Dua organisasi masyarakat (ormas) terlibat bentrok yang menyebabkan seorang korban mengalami banyak luka bacokan. Bentrokan dipicu masalah rebutan lahan parkir.
Peristiwa itu terjadi di depan sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Angkatan 45 Palembang, Selasa (6/1) sore. Dua kelompok terlibat sama-sama membawa senjata tajam dan ada yang membawa senjata api.
Kedua ormas yang bentrokan berasal dari Permaskot dan Harimau Sumatera Bersatu. Sementara lahan parkir itu saat ini dikelola ormas Permaskot.
Jumlah Korban Bentrok
Bentrokan menyebabkan seorang pihak Permaskot inisial BL (30) mengalami banyak luka bacok. Di antaranya di lengan kanan, jari tengah kanan kiri putus, jari telunjuk nyaris putus, bacokan di kepala dan dada, serta luka tusuk di paha.
Para pelaku yang diperkirakan berjumlah sepuluh orang langsung masuk ke mobil dan kabur. Mereka semuanya mengenakan jaket dan masker.
"Kelompok berjaket mengejar kelompok lain dengan bawa parang, pedang, dan terdengar letusan. Ada korban yang ketinggalan dan dibacok," kata saksi mata Purwanto (35), Rabu (7/1).
Pelaku Diburu Polisi
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menyebut telah mengantongi sejumlah pelaku yang kini tengah diburu. Mereka merupakan ormas yang mengeroyok korban.
"Sudah teridentifikasi, petugas masih di lapangan," kata Sonny.
Sonny mengatakan, bentrokan diduga masalah lahan parkir di kawasan pusat perbelanjaan. Ormas yang menyerang berusaha merebut lahan tersebut.
"Dugaannya karena rebutan lahan parkir," kata Sonny.