Didesak mundur, Arief Hidayat serahkan keputusan ke Dewan Etik MK

Dia enggan berkomentar terkait bertambahnya aksi yang memintanya mundur. Arief mengungkapkan, sedang puasa berbicara untuk mengomentari hal tersebut.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Didesak mundur, Arief Hidayat serahkan keputusan ke Dewan Etik MK
Ketua MK Arief Hidayat. ©2016 Merdeka.com/Ibnu

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat mengaku siap diperiksa oleh Dewan Etik terkait banyak pihak yang mendesak agar dirinya mundur. Pekan depan, Dewan Etik MK akan segera memeriksa beberapa pihak yang melaporkan Arief untuk diperiksa juga.

"Oh ya pasti dong (siap)," katanya usai menghadiri acara sidang istimewa laporan tahun Mahkamah Agung (MA) di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (1/3).

Dia enggan berkomentar terkait bertambahnya aksi yang memintanya mundur. Arief mengungkapkan, sedang puasa berbicara untuk mengomentari hal tersebut.

"Saya baru puasa bicara saya, enggak boleh bicara saya," ujarnya.

Arief menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Etik terkait pelaporan tersebut. Walaupun banyak laporan terus mendesak Arief agar mundur.

"Biar saja tanya Dewan Etik," tegasnya.

Diketahui ada empat pihak pelapor yang masuk pada Dewan Etik MK yaitu peneliti MK Abdul Ghoffar Husnan,Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), Madrasah Anti-Korupsi (MAK) Pemuda Muhammadiyah, Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (DPP HMPI). Empat pelapor tersebut dijadwalkan akan diperiksa oleh pihak dewan etik pekan depan.

"Minggu depan baru mau dipanggil yang melapor," kata anggota Dewan Etik MK Salahuddin Wahid ketika ditemui di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa (27/2).

Ketua Dewan Etik MK, Ahmad Rustadi menjelaskan pihaknya akan memeriksa satu persatuan laporan dari beberapa pihak yang melaporkan Arief. Pihaknya pun kata dia harus teliti dalam memutuskan nasib Arief. Prosesnya kata dia, pihak yang melapor dan terlapor akan diperiksa. "Memeriksa melapor dan terlapor," kata Rustandi.

Sebelumnya pihak dewan etik MK sudah melakukan rapat terkait banyaknya desakan mundur yang ditunjukan kepada Arief. Namun, Rustandi kali ini tidak ingin membeberkan apa hasil rapat tersebut.

"Hasil rapat hari ini tidak bisa disampaikan ke anda. karena bagaimana pun juga yang tahu itu harus yang bersangkutan. Jadi tunggu aja nanti, kalau mau tau," kata Rustadi.

Rekomendasi