Didenda Rp25 Juta karena Langgar Prokes, Wali Kota Malang Terima Putusan Hakim

Selasa, 12 Oktober 2021 22:07 Reporter : Darmadi Sasongko
Didenda Rp25 Juta karena Langgar Prokes, Wali Kota Malang Terima Putusan Hakim Wali Kota Malang Sutiaji seusai sidang putusan, Selasa (12/10). ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan menerima dan siap melaksanakan putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Malang yang menghukumnya dengan denda Rp25 juta. Dia dihukum setelah dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran protokol kesehatan saat acara gowes bersama rombongan ke Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang.

"Saya ikut prosedurnya. Saya rakyat di sini, nggak ada bedanya, saya turuti saja," kata Sutiaji kepada awak media seusai sidang di PN Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (12/10).

Sidang perkara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) itu dipimpin hakim tunggal Farid Zuhri. Sidang berlangsung pukul 09.30 WIB hingga 13.15 WIB.

Sutiaji dan dua terdakwa lain hadir dalam persidangan tersebut. Dia mengaku tidak merasa dirugikan dalam putusan tersebut.

"Nggak ada yang dirugikan Mas. Kita terima putusannya," tegas Sutiaji.

Diketahui, hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Malang menjatuhkan vonis denda Rp25 juta atau kurungan 15 hari kepada Wali Setiaji. Hakim juga menghukum Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso dengan denda Rp15 juta atau kurungan 10 hari.

Sementara itu, Kabag Umum Setdako Malang Arif Tri Sistiawan dijatuhi hukuman denda Rp10 juta atau kurungan 8 hari dalam kasus yang sama.

Ketiga terdakwa dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pembatasan sosial pada masa PPKM Darurat Level 3 Covid-19 di Kabupaten Malang. Aturan itu sebagaimana dalam Pasal 49 ayat (4) Jo Pasal 27C Perda Provinsi Jatim No 2 Tahun 2020 atas Perubahan Perda Provinsi Jatim No 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Kasus gowes (bersepeda) bermula dari rombongan Wali Kota Malang dan pejabatnya singgah di Pantai Kondang Merak Kabupaten Malang, Minggu (19/9). Padahal lokasi wisata pantai di Kabupaten Malang itu masih ditutup karena aturan PPKM yang masih level 3.

Video dan foto rombongan berjumlah sekitar 50 orang itu viral di media sosial, serta mengundang reaksi di tengah suasana masyarakat menjalani PPKM. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini