Detik-detik penyelamatan pekerja dalam kebakaran gedung kawasan JIExpo Kemayoran

Selasa, 5 Juni 2018 23:34 Reporter : Merdeka
Detik-detik penyelamatan pekerja dalam kebakaran gedung kawasan JIExpo Kemayoran Kebakaran PRJ. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Petugas pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi empat pekerja bangunan keluar di gedung baru milik JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa sore (5/6/2018). Peristiwa penyelamatan pun diceritakan, Direktur Marketing JIExpo, Ralph Scheunemann.

Dia menjelaskan upaya penyelamatan saat para pekerja terjebak pada saat kebakaran terjadi. Sekitar pukul 17.00 WIB api menyala tepat di rooftop. Hembusan angin yang begitu kencang mengakibatkan kepulan asap begitu tebal.

Saat itu, ada empat pekerja yang berada di atas. Beruntungnya, angin berhembus ke arah timur sehingga para pekerja tidak terpapar asap.

"Asap hitam bisa menyebabkan orang tidak bisa bernafas ini bahaya," ujar dia.

Petugas pemadam bergerak cepat dan segera mengevakuasi dari gedung pusat Niaga JIExpo di lantai 7. Kebetulan juga di sana ada connecting tangga yang menghubungkan dengan gedung sebelah.

"Pada waktu angin agak reda tim penyelamat bisa datang untuk menyelamatkan. Pekerja yang bekerja di dalam step by step dikeluarkan," terang dia.

Ralph mengatakan, orang yang terjebak itu bukanlah karyawan. Seluruhnya merupakan pekerja. Sejauh ini kondisnya juga baik.

"Ini bangunan yang sedang under contruksi seperti bangunan yang ada di depan. Jadi mereka sedang bekerja. Sekarang sudah aman tidak ada luka luka sama sekali," ujar dia.

Ralph membantah kabar yang beredar. Dia mengatakan, kebakaran bukan terjadi di arena PRJ.

"Informasi bahwa yang dikatakan arena PRJ kebakaran itu nggak benar karena itu bukan arena PRJ. Tetapi di sampingnya," ujar dia.

"Buktinya sampai sekarang masih berjalan dengan lancar pengujung kita ramai sekali," terang dia.

Selain itu, kebakaran juga tidak terlalu besar. Api hanya menyala di bagian atap gedung saja.

"Saya lihat bagian atas tidak terlalu banyak. Ini bukan seperti kebakaran yang apinya merah menyala. Ini cuma asap yang tebal karena faktor angin yang kencang," tandas dia. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini