Dandhy dan Ananda Badudu Ditangkap, Istana Akan Komunikasi dengan Kapolri

Jumat, 27 September 2019 14:20 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Dandhy dan Ananda Badudu Ditangkap, Istana Akan Komunikasi dengan Kapolri jokowi dan pratikno. ©2019 Merdeka.com/antara

Merdeka.com - Dua aktivis ditangkap oleh Kepolisian sejak semalam. Pertama adalah pewarta dan aktivis Dandhy Laksono, kemudian penyanyi Ananda Badudu. Keduanya sudah dibebaskan. Dandhy sebagai tersangka dan Ananda hanya sebatas saksi. Keduanya diperiksa dalam dua kasus berbeda.

Disinggung soal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan menanggapi hal tersebut. Kemudian, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut malah meminta Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk menjelaskan lebih lanjut. Pratikno mengatakan akan melakukan komunikasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait hal tersebut.

"Saya akan komunikasikan dengan kapolri ya terima kasih," kata Pratikno di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9).

Sebelumnya diketahui pewarta dan aktivis Dandhy Laksono, kemudian penyanyi Ananda Badudu ditangkap polisi. Keduanya diringkus pada malam dan dini hari, meski sudah dibebaskan Dandhy masih dikenakan status tersangka. Sementara, Ananda Badudu, hanya menjadi saksi.

Diketahui mereka berdua ditangkap oleh pihak kepolisian dengan kasus yang berbeda.Jurnalis yang juga aktivis Dandhy Dwi Laksono ditetapkan polisi sebagai tersangka ujaran kebencian berdasarkan SARA karena cuitannya di Twitter. Kuasa hukum Dandhy, Alghiffari Aqsa menjelaskan cuitan yang dinilai polisi bermasalah ialah pada tanggal 23 September 2019. Sedangkan aktivis yang juga mantan musisi Ananda Badudu ditangkap lantaran karena mengumpulkan dana untuk aksi unjuk rasa. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini