BNPB Pastikan Kebutuhan Dasar Pengungsi Banjir Kudus Terpenuhi, Siap Beri Bantuan Lanjutan
BNPB memastikan kebutuhan dasar pengungsi banjir Kudus terpenuhi dan siap memberikan bantuan lanjutan, termasuk cadangan pangan dari Bulog serta penggantian biaya sewa alat berat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi yang terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kesiapan ini disampaikan apabila masih ditemukan kekurangan di lapangan, memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan bantuan esensial.
Kepala BNPB Suharyanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kudus dipersilakan untuk mengajukan bantuan sesuai kebutuhan yang diperlukan. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke lokasi pengungsian di Gedung DPRD Kudus pada Jumat, bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Kudus Sam'ani Intakoris beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Diskusi langsung dengan para pengungsi juga dilakukan untuk memastikan bahwa semua kebutuhan dasar telah terpenuhi dengan baik.
Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Mekanisme Pengajuan Bantuan
Berdasarkan laporan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris dan hasil dialog dengan pengungsi, kebutuhan dasar warga terdampak bencana sejauh ini telah terpenuhi. Kebutuhan dasar yang dimaksud meliputi makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga alat-alat kebersihan dan kebutuhan pribadi lainnya.
Suharyanto menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan tersebut menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana. Oleh karena itu, jika ke depan masih terdapat kekurangan, pemerintah daerah dapat segera mengajukan permohonan bantuan kepada BNPB.
Langkah proaktif ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pengungsi mendapatkan dukungan yang memadai selama masa darurat. BNPB siap merespons cepat setiap permintaan bantuan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.
Dukungan Cadangan Pangan dan Bantuan Lanjutan
Selain bantuan langsung, pemerintah pusat juga memiliki skema cadangan pangan khusus melalui Perum Bulog yang dapat dimanfaatkan daerah terdampak bencana. Bantuan ini bersifat gratis dan jumlahnya cukup besar, mampu memenuhi kebutuhan pangan satu kabupaten selama beberapa bulan.
Informasi mengenai skema bantuan cadangan pangan dari Bulog ini telah disampaikan kepada pemerintah daerah agar segera diajukan. Setelah kebutuhan makan dan minum terpenuhi, bantuan dapat difokuskan pada kebutuhan dasar lanjutan.
Kebutuhan lanjutan tersebut meliputi alat kebersihan, pakaian dalam, obat-obatan, minyak angin, serta kebutuhan kemanusiaan lainnya. BNPB meminta pemerintah daerah untuk segera menyusun daftar kebutuhan ini agar dapat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.
Anggaran Daerah dan Bantuan Alat Berat
Terkait penggunaan anggaran daerah, Suharyanto menjelaskan bahwa apabila pemerintah kabupaten mengeluarkan anggaran namun mengalami keterbatasan, mekanisme penggantian biaya (reimbursement) dapat diajukan. Penggantian biaya ini akan diproses oleh pemerintah pusat melalui BNPB.
Sementara itu, untuk permintaan bantuan alat berat guna pembersihan material longsor, pemerintah pusat tidak dapat langsung memberikan alat berat kepada pemerintah daerah. Namun, solusi yang ditawarkan adalah pemerintah daerah dapat menyewa alat berat.
Biaya sewa alat berat tersebut nantinya dapat dibantu oleh pemerintah pusat melalui BNPB, meringankan beban anggaran daerah. Dengan dukungan ini, diharapkan penanganan dampak banjir di Kabupaten Kudus dapat berjalan optimal dan kebutuhan para pengungsi tetap terpenuhi secara menyeluruh.
Sumber: AntaraNews