Ratusan warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, baru-baru ini menggelar Aksi Solidaritas 1.000 Lilin sebagai bentuk duka dan doa. Aksi ini didedikasikan untuk almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia akibat insiden tragis di Jakarta.
Peristiwa nahas yang menimpa Affan melibatkan kendaraan taktis (rantis) Brimob dan telah memicu gelombang simpati publik. Solidaritas ini bertujuan untuk menyerukan keadilan serta mendesak penanganan kasus yang transparan dan akuntabel.
Aksi yang berlangsung di Lapangan Vatulemo ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari komunitas ojol, mahasiswa, masyarakat umum, hingga aktivis kemanusiaan turut serta menyalakan lilin dan berdoa bersama.
Advertisement
Advertisement
Koordinator Aksi, Aulia Halim, dalam orasinya di Palu, menyuarakan kegelisahan mendalam terkait insiden yang menimpa Affan Kurniawan. Ia menegaskan bahwa tragedi ini bukan sekadar luka bagi keluarga korban, melainkan juga sebuah peringatan keras bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Peristiwa ini mengejutkan dan melukai nurani publik," kata Aulia. Ia mempertanyakan mengapa aparat yang seharusnya melindungi rakyat justru dapat menjadi ancaman mematikan di jalanan dan di ruang demokrasi. Seruan keadilan untuk Affan Kurniawan menjadi inti dari aksi ini.
Aulia berharap tragedi ini dapat menjadi momentum penting untuk evaluasi bagi aparat keamanan. Tujuannya adalah agar peristiwa serupa tidak terulang di masa depan, serta memastikan keselamatan warga sipil selalu menjadi prioritas utama.
Advertisement
Pada mimbar bebas, perwakilan massa aksi, termasuk pengemudi ojek online, silih berganti menyuarakan tuntutan. Mereka menceritakan perjuangan Affan sebagai tulang punggung keluarga dan menyampaikan kegelisahan atas keselamatan rekan-rekan seprofesi.
Advertisement
Almarhum Affan Kurniawan adalah seorang pengemudi ojek daring yang wafat dalam insiden di Jakarta Pusat pada Kamis (28/8). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kalangan sesama pengemudi ojek daring yang mengenalnya.
Affan dikenal sebagai sosok pekerja keras dan merupakan tulang punggung keluarga. Dedikasinya dalam mencari nafkah untuk keluarganya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Insiden yang merenggut nyawanya ini sontak memantik simpati dan kemarahan publik.
Komunitas ojol, yang turut berpartisipasi aktif dalam aksi solidaritas ini, juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Mereka menyuarakan tuntutan agar proses hukum yang transparan dan akuntabel segera dilakukan bagi oknum aparat yang terlibat dalam insiden tersebut.
Advertisement
Advertisement
Kasus meninggalnya Affan Kurniawan saat ini tengah ditangani serius oleh pihak berwenang. Perhatian langsung datang dari pucuk pimpinan kepolisian dan negara, menunjukkan komitmen untuk mengusut tuntas insiden tragis ini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga berjanji akan mengusut kasus ini secara transparan dan memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu. Komitmen ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi keluarga dan masyarakat.
Tidak hanya itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto juga menegaskan pentingnya penanganan kasus ini. Beliau menyatakan bahwa peristiwa ini harus diusut tuntas dan para pelaku diberikan sanksi seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku. Hal ini menunjukkan keseriusan negara dalam menanggapi insiden yang melibatkan aparat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews