Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

350 Ton Ikan di Danau Maninjau Mati Mendadak

350 Ton Ikan di Danau Maninjau Mati Mendadak Kematian ikan di Danau Maninjau. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kematian massal ikan kembali terjadi di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kali ini, sekitar 350 ton ikan pada sejumlah keramba jaring apung (KJA) didapati dalam kondisi mati.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Agam Rosva Deswira mengatakan, peristiwa itu terjadi wilayah Nagari Tanjung Sani, Koto Malintang dan Koto Kaciak, Kabupaten Agam, Minggu (12/12) kemarin.

Dia menjelaskan, ikan yang ada pada KJA itu mati merupakan milik dari petani keramba. Sebagian besar sudah siap panen.

"Untuk pemilik KJA yang ikan mati di Danau Maninjau itu, ada 48 orang," kata Rosva di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Senin (13/12).

Cuaca Ekstrem Picu Upwelling

Rosva menduga ikan-ikan itu mati lantaran adanya penurunan suhu air danau akibat umbalan atau disebut upwelling.

"Pemicu kematian ikan-ikan itu diperkirakan karena cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut selama satu pekan belakang," jelas Rosva.

Cuaca buruk dengan hujan deras dan angin kencang mengakibatkan massa air dari dasar naik ke atas. Zat atau racun ikut naik ke permukaan danau.

"Dari kondisi itu berakibat ikan yang ada di dalam KJA itu pusing, dan beberapa jam setelah itu, mati," jelas Rosva.

Kematian massal ikan pada KJA di Danau Maninjau sudah beberapa kali terjadi dalam lima tahun terakhir. Pemicunya diduga masih sama, yakni naiknya zat racun di dasar danau ke permukaan.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP