300 Siswa Positif Covid-19, Setukpa Polri di Sukabumi Ditutup Sementara

Rabu, 1 April 2020 21:32 Reporter : Merdeka
300 Siswa Positif Covid-19, Setukpa Polri di Sukabumi Ditutup Sementara ilustrasi. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Kegiatan belajar dan mengajar di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi dihentikan sementara. Keputusan ini diambil setelah 300 siswa dinyatakan positif terinfeksi virus.

Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Pol Musyafak, menjelaskan, dari 1.550 siswa yang menjalani pendidikan di Setukpa, 1.250 siswa dipulangkan ke Sekolah Kepolisian Negara (SPN) yang ada di tiap-tiap Polda. Sedangkan, sisanya 300 siswa diisolasi.

"Proses belajar-mengajar di stop," kata dia saat dihubungi awak media, Rabu (1/4/2020).

Musyafak mengatakan, kemungkinan, proses belajar dilakukan secara virtual di masing-masing SPN. Hal ini sebagaimana anjuran dari pemerintah terkait physical distancing.

"Belajarnya online. Jadi dikembalikan ke sana (SPN) di mana yang bersangkutan dinas di wilayah tersebut. Bukan ke rumah masing-masing," ujar dia.

Diketahui, Sebanyak 1.150 siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi menjalani rapid test di tengah wabah Corona.

Pemeriksaan rapid test ini berawal dari tujuh orang siswa Setukpa Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi yang menunjukkan gejala seperti Covid-19.

Hasilnya, 300 orang dinyatakan positif terjangkit virus. Meski, pihak kepolisian tak mau memastikan virus yang menjangkiti ratusan siswa tersebut adalah Corona. Kendati begitu, status 300 siswa itu adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Saya Kapusdokkes menganggap itu ODP (Orang dalam Pengawasan). Jadi 300 itu sekarang mulai 2 hari yang lalu sudah saya kelolah tangani sebagaimana ODP," kata dia.

1 dari 1 halaman

Warga Tak Perlu Khawatir

Musyafak meminta masyarakat tak khawatir terkait ditemukannya 300 siswa yang terjangkit virus di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi.

"Jangan khawatir terutama masyarakat Sukabumi," kata dia.

Musyafak menerangkan, 300 siswa sedang menjalani isolasi di Setukpa Lemdikpol Polri. Menurut dia, jarak antara tempat karantina dengan pemukiman masyarakat sangat jauh. Kecil mungkin, virus itu terbang. Adapun, luas Setukpa Lemdikpol Polri mencapai 40 hektar.

"Kalau misalnya virus 1 kilometer gak mungkin," ucap dia.

Diketahui, Sebanyak 1.150 siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi menjalani rapid test di tengah wabah Corona.

Pemeriksaan rapid test ini berawal dari tujuh orang siswa Setukpa Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi yang menunjukkan gejala seperti Covid-19.

Hasilnya, 300 orang dinyatakan positif terjangkit virus. Pihak kepolisian tak mau memastikan virus yang menjangkiti ratusan siswa tersebut adalah Corona. Kendati begitu, status 300 siswa itu adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Saya Kapusdokkes menganggap itu ODP (Orang dalam Pengawasan). Jadi 300 itu sekarang mulai 2 hari yang lalu sudah saya kelolah tangani sebagaimana ODP," kata dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan.com [ded]

Baca juga:
Siswa Setukpa Lemdikpol Sukabumi yang Negatif Corona Dipulangkan ke Polda Asal
Polisi Bantah Ratusan Siswa Setukpa Polri Sukabumi Positif Virus Corona
Mabes Polri Benarkan 7 Siswa Setukpa di Sukabumi Berstatus ODP
Penjelasan Kapolri Soal Ancaman Pidana Warga yang Ngeyel Kumpul saat Pandemi Corona
Polri Bubarkan 9.733 Kegiatan Massa Selama Tanggap Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini