Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, saat ini masih fokus pada perhitungan kerugian negara terkait dugaan kasus korupsi dana Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Donggala tahun 2021. Proses ini menjadi tahapan krusial sebelum Kejari dapat mengumumkan nama tersangka yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran tersebut. Penyidik tengah menunggu hasil resmi dari tim ahli yang ditunjuk untuk mengkalkulasi total kerugian.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Donggala, Ikram, menjelaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan total kerugian akibat dugaan penyalahgunaan dana Popda tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa langkah-langkah penegakan hukum akan terus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Kasus ini telah menarik perhatian publik mengingat pentingnya integritas dalam pengelolaan dana olahraga daerah.
Sejauh ini, Kejari Donggala telah memeriksa sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus ini, mencakup berbagai latar belakang. Pemeriksaan saksi ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti dan informasi yang komprehensif. Proses penyidikan terus berjalan guna mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya di balik dugaan korupsi dana Popda 2021.
Advertisement
Advertisement
Proses Penyidikan dan Jumlah Saksi yang Diperiksa
Dalam upaya pengungkapan dugaan korupsi dana Popda Donggala 2021, Kejaksaan Negeri Donggala telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap puluhan saksi. Langkah ini diambil untuk memperkuat bukti dan mendapatkan gambaran utuh mengenai aliran dana serta pihak-pihak yang terlibat. "Jadi saat ini penyidik sedang menunggu hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari tim ahli," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Donggala Ikram.
Ikram menjelaskan bahwa total saksi yang telah diperiksa mencapai 30 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang yang relevan dengan penyelenggaraan Popda. Saksi-saksi tersebut meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), pihak ketiga yang terlibat dalam kegiatan, hingga penyedia penginapan bagi para atlet selama kegiatan berlangsung.
Pemeriksaan intensif terhadap para saksi ini diharapkan dapat memberikan petunjuk penting. Informasi yang terkumpul dari para saksi akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menindaklanjuti kasus ini. Kejari Donggala berkomitmen untuk segera mengumumkan nama tersangka setelah semua tahapan penyidikan, termasuk perhitungan kerugian negara, selesai dilakukan.
Advertisement
Advertisement
Anggaran dan Latar Belakang Popda Donggala 2021
Dugaan korupsi ini melibatkan dana Popda Kabupaten Donggala tahun 2021 yang memiliki alokasi anggaran cukup besar. Ikram menuturkan bahwa jumlah anggaran dana Popda Kabupaten Donggala tahun 2021 adalah sebesar Rp1,1 miliar. Angka ini menunjukkan skala kegiatan yang signifikan dan potensi kerugian negara yang tidak sedikit jika terbukti adanya penyalahgunaan.
Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-20 pada tahun 2021 merupakan ajang penting bagi pengembangan bakat olahraga pelajar di Sulawesi Tengah. Kabupaten Donggala pada saat itu bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Kegiatan ini mempertandingkan 16 cabang olahraga yang diikuti oleh perwakilan dari 12 kabupaten/kota di seluruh Sulawesi Tengah.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Donggala memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan dana dan pelaksanaan kegiatan. Latar belakang ini menjadi penting dalam memahami konteks dugaan korupsi yang sedang diselidiki. Kejari Donggala akan terus memastikan bahwa setiap langkah penegakan hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Advertisement
Sumber: AntaraNews