FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan juara Piala Dunia 2022 Argentina akan resmi berlangsung pada 19 Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan, bahwa tiket ini bisa dibeli pada tanggal 5, 6 dan 7 Juni 2023 melalui website resmi PSSI dan tiket.com.
Adapun harga tiket mulai dari yang termurah untuk kategori III seharga Rp600.000, kategori II seharga Rp1.200.000, kategori I Rp2.500.000, hingga untuk kategori VIP Barat dan Timur seharga Rp4.250.000,-. Erick Thohir menyebutkan, pada pertandingan ini, pihaknya akan menyediakan tiket sebanyak 60.000 tiket.
Khusus untuk nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang menjadi partner PSSI dalam FIFA Matchday kali ini mendapatkan benefit khusus yakni dapat membeli lebih awal pada tanggal 5 Juni 2023.
Direktur Kepatuhan BRI, Achmad Solichin Lutfiyanto mengungkapkan, bahwa khusus nasabah BRI, pembelian tiket pertandingan dapat menggunakan Kartu Kredit BRI, Debit Online, hingga BRI Virtual Account (BRIVA).
"Terkhusus pembayaran melalui BRIVA dapat dilakukan melalui ATM BRI, AgenBRILink, dan transaksi lebih praktis dapat dilakukan melalui BRImo," ujarnya di Jakarta, ditulis Selasa (30/5).
Solichin menambahkan BRImo merupakan Layanan digital banking BRI yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Pihaknya menjelaskan bahwa pembelian juga dapat dilakukan melalui BRImo.
BRImo sendiri telah menjadi salah satu aplikasi digital bank yang digemari masyarakat yang telah mencatatkan volume transaksi per April 2023 mencapai Rp1.201 triliun atau naik 77 persen yoy. Selain itu, jumlah transaksi juga melesat hingga 92,1 persen yoy, atau mencapai 863 juta transaksi. Sedangkan jumlah user BRImo telah mencapai 26,27 juta user naik 55,46 persen yoy.
Advertisement
Direktur Digital dan Teknologi Informasi, BRI Arga M. Nugraha mencatat, transaksi para nasabah BRI semakin bergeser ke arah digital dengan pesat. Saat ini, sebanyak 96,7 persen aktivitas nasabah telah menggunakan digital channel. Sementara, hanya 3,3 persen sisanya masih datang ke unit kerja.
Selain BRImo, BRISPOT sebagai aplikasi pengajuan fasilitas dan layanan kredit konsumer telah meningkatkan produktivitas dan efisiensi. BRISPOT kini melibatkan lebih dari 100.000 loan officers dan approvers.
Kemudian, ada AgenBRILink yang diperkuat oleh sekitar 504.233 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Sepanjang 2021, nilai transaksi di AgenBRILink tumbuh 35,6 persen menjadi Rp1.143 triliun dari Rp843 triliun pada tahun sebelumnya.
Selain itu, laku pandai BRI tersebut berhasil menghimpun dana murah atau CASA sebesar Rp18,2 triliun atau meningkat 37,4 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan fee based income yang diperoleh BRI dari agen-agen itu mencapai Rp1,34 triliun. Pencapaian tersebut diperoleh dari sekitar 928 juta transaksi, meningkat sekitar 27,5 persen dari 2020 yang sebanyak 728 juta transaksi.
Wujud transformasi digital BRI lainnya, yakni aplikasi BRIAPI yang memungkinkan terintegrasi dengan aplikasi pihak ketiga. BRIAPI terintegrasi dengan lebih dari 475 partner, serta volume penjualannya sebesar Rp182,78 triliun pada 2021 atau meningkat 229,8 persen year-on-year (yoy). Jumlah transaksi yang dibukukan mencapai 235,1 juta atau meningkat 127,5 persen yoy.
"Kami terus berkomitmen membuat solusi digital yang relevan untuk ekosistem atau nasabah secara individu. Diharapkan, hal ini dapat memperkuat perekonomian nasional dari sektor finansial dan perbankan," ujar Arga.