Seperti apa bentuk virus yang menyerang manusia?
Merdeka.com - Pernah nggak sih terpikir, seperti apa ya bentuk virus yang menyerang kita saat kita terkena flu? Apakah panjang-panjang, atau cenderung bulat? Yang jelas, semua itu nggak akan bisa kamu pastikan kalau nggak menggunakan mikroskop elektron. Ini karena ukuran virus itu sangat kecil, jauh lebih kecil dari bakteri. Kali ini, Kelas Merdeka bakal bahas tentang berbagai bentuk virus.
Virus ada yang berbentuk oval, batang (memanjang), huruf T, dan dapat juga berbentuk bulat. Struktur virus sangat sederhana karena hanya terdiri dari materi genetik berupa DNA atau RNA yang dikelilingi oleh suatu protein pelindung yang disebut kapsid. Kapsid dibangun oleh subunit-subunit yang identik satu sama lain yang disebut kapsomer. Bentuk kapsomer-kapsomer ini sangat simetris dan suatu saat dapat mengkristal. Saat mengkristal, virus menjadi sebuah benda tak hidup. Ia baru akan hidup lagi kalau ada di dalam tubuh makhluk hidup lain.
Beberapa jenis virus punya struktur yang lebih daripada yang lain. Virus herpes dan virus influenza misalnya, bisa dilengkapi oleh sampul atau envelope dari lipoprotein (lipid dan protein). Pembungkus ini terbuat dari membran plasma yang berasal dari sel inang (sel yang dihinggapi) virus. Suatu virus dengan materi genetik yang terbungkus oleh pembungkus protein disebut partikel virus atau virion.
Virus nggak bisa disebut sebagai sel atau makhluk hidup karena nggak punya sitoplasma dan organel sel nggak melakukan metabolisme serta berukuran sangat kecil sehingga nggak mungkin memiliki struktur sel. Virus memang sangat unik. Saking uniknya, virus sampai menempati satu kingdom sendiri.
Kini perkembangan virus terus dipantau oleh para ahli, agar kalau ada virus yang menyerang, kita sudah punya untuk mencegah duplikasinya. Cabang biologi yang membahas tentang virus disebut Virologi. (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya