Nissan merupakan salah satu pelopor dalam segmen kendaraan listrik ketika meluncurkan model Leaf pada tahun 2009. Meskipun memiliki beberapa keunggulan, perusahaan asal Jepang ini tidak memiliki banyak produk yang dapat dibanggakan selain model Ariya. Menurut laporan dari Carscoops, situasi ini tidak berarti bahwa Nissan tidak berusaha untuk menghadirkan inovasi baru dalam bentuk mobil listrik. Faktanya, banyak proyek yang telah diumumkan namun kemudian ditunda atau bahkan dibatalkan. Salah satu contoh yang paling mencolok adalah Infiniti LE, yang diperkenalkan lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Baru-baru ini, Nissan juga menunda peluncuran sepasang sedan listrik yang direncanakan akan diproduksi di Canton, Mississippi, Amerika Serikat.
Sementara itu, Autonews melaporkan bahwa Nissan telah memutuskan untuk tidak melanjutkan pembangunan crossover listrik subkompak di Canton. Model ini, yang dikenal dengan kode PZ1L, direncanakan lebih besar dari Leaf tetapi lebih kecil dibandingkan Rogue. Meskipun Amerika Serikat tampaknya tidak akan mendapatkan model ini, produksi kendaraan tersebut tetap dijadwalkan berlangsung di pabrik Nissan di Sunderland, Inggris. Namun, Nissan masih memiliki rencana untuk memproduksi dua crossover listrik lainnya di fasilitas yang ada di negara tersebut. Brian Brockman dari Nissan menyatakan kepada Autonews bahwa perusahaan ini ingin memfokuskan perhatian pada kendaraan listrik lain yang akan diproduksi di Mississippi. Ia menambahkan bahwa kendaraan listrik baru tersebut diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan pasar Amerika Serikat dan diprediksi akan laris manis.
Advertisement
Tampilan Nissan Leaf generasi terbaru
Nissan sedang mempersiapkan peluncuran generasi terbaru dari Nissan Leaf. Model baru ini telah terlihat sedang menjalani pengujian di jalan-jalan Michigan, Amerika Serikat. Seperti yang dilaporkan oleh Arena EV, Nissan Leaf generasi baru ini masih tertutup kamuflase, sehingga sulit untuk menilai desainnya secara jelas. Namun, tampaknya Nissan melakukan perubahan besar pada desain Leaf yang terbaru ini. Meskipun lampu belakangnya hampir tidak terlihat, ada indikasi bahwa mobil listrik ini akan bertransformasi menjadi crossover coupe yang mirip dengan Ariya, tetapi dalam ukuran yang lebih kecil.
Jika kita melihat lebih dalam, desain Nissan Leaf generasi baru ini sepertinya terinspirasi oleh konsep yang diperkenalkan pada bulan Desember 2024 lalu. Selain itu, Nissan Leaf yang baru ini tampaknya akan mengadopsi elemen dari Nissan Chill-Out Concept 2021. Dari gambar yang diambil sebelumnya, terlihat bahwa mobil ini juga sedang diuji di Eropa, dan memiliki bentuk kompak dengan kap yang pendek serta garis atap yang landai. Desain lampu belakang dengan grafik LED sangat terinspirasi oleh konsep tersebut, sementara lampu depannya masih tertutup dengan kamuflase.