Pabrikan otomotif asal China, DFSK, segera memulai strategi lokalisasi kendaraan listriknya di pabrik Cikande, Serang, Banten, pada tahun depan (2-23). Model pertama yang sudah dipersiapkan untuk dilahirkan dari anak bangsa ini adalah DFSK Gelora E.
Startegi ini mengikuti pabrikan Cihina lainnya, Wuling, yang sudah memproduksi mobil listrik mininya di Indonesia.
DFSK Gelora E adalah mobil listrik pertama di segmen kendaraan niaga Indonesia. Sejak dipasarkan pada 2021, permintaan DFSK Gelora E terus mengalami pertumbuhan dari berbagai pihak.
CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus mengatakan, DFSK berkomitmen mendukung perkembangan dan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui berbagai teknologi yang sudah dikembangkan serta teruji di dunia. Komitmen ini tidak hanya memperkenalkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kendaraan listrik, namun DFSK siap untuk melanjutkan komitmen pada 2023 dengan menghadirkan kendaraan listrik buatan dalam negeri hasil produksi anak bangsa dan menambah ragam jenis model yang ditawarkan.
Kehadiran DFSK Gelora E produksi lokal ini diharapkan bisa menghadirkan kendaraan komersial listrik yang semakin terjangkau tanpa mengurangi kualitas tinggi yang sudah diterapkan sejak awal berbisnis di Tanah Air. Kualitas produk dan layanan yang profesional sudah menjadi nilai-nilai utama dalam mencapai kepuasan konsumen di Indonesia.
Strategi elektrifikasi DFSK pada 2023 juga tidak berhenti pada lokalisasi produk semata. Semangat DFSK untuk melayani konsumen lebih banyak lagi disiapkan dengan menghadirkan model baru dan menjadi kendaraan listrik DFSK pertama yang melayani segmen kendaraan penumpang.
"DFSK juga sudah mempersiapkan aspek pendukung. Mulai dari mekanik yang terlatih dan tersertifikasi untuk menangani kendaraan listrik sampai ketersediaan suku cadang original untuk memastikan operasional sehari-hari berjalan dengan lancar. Semua ini kami berikan demi melayani konsumen dengan menghadirkan mobilitas yang menyenangkan," ujar CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus di Jakarta, Rabu (14/12).
Strategi elektrifikasi DFSK tidak berhenti di Gelora E saja. Pada 2023, DFSK juga siap meluncurkan Mini EV untuk meramaikan pasar mobil listrik Indonesia. DFSK akan terus mendukung pemerintah untuk rencana elektrifikasi kendaraan di Indonesia dengan mendatangkan kendaraan - kendaraan listrik lainnya.