Tren inflasi belakangan ini membuat pabrikan otomotif di Indonesia terpaksa menaikkan harga jual produk otomotifnya.
Salah satu pabrikan terbesar di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), melakukan itu pada beberapa model mobilnya per Juli tahun ini.
Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Planning & Communication ADM, mengungkapkan kenaikan harga mobil Daihatsu tidak terjadi pada semua model. Model seperti All New Xenia, Terios, dan Sirion, harga jualnya tidak naik alias tetap.
Sedangkan model yang naik, antara lain Gran Max, All New Rocky, dan Sigra. Namun, Sigra naik harganya akibat refreshment dan penyesuaian relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) terhadap model LCGC (low cost and green car).
"Kenaikan harga terjadi pada model lain dengan rentang kenaikan Rp 1-2 juta akibat inflasi," ujar Sri Agung di Buleleng, Bali, Kamis malam (28/7).
Menurutnya, strategi harga jual Daihatsu dilakukan setiap kuartal alias tiga bulanan, mengikuti variabel seperti makro ekonomi termasuk inflasi, harga bahan baku, dan sebagainya. Hal serupa mirip-mirip dilakukan oleh pabrikan otomotif lain. Bahkan kenaikan harganya kadang lebih tinggi dibandingkan Daihatsu.
Kenaikan harga jual ini bisa saja dilakukan lagi pada bulan depan bila kondisi inflasi di Tanah Air masih tinggi. Namun, bisa pula tidak, tergantung kondisi ekonomi dan pasar setiap kuartal itu.
Berikut harga jual mobil Daihatsu berdasarkan laman resmi daihatsu.co.id:
1. Rocky, mulai Rp 205 juta
2. Ayla, mulai Rp 110 juta
3. Sigra, mulai Rp 129,5 juta
4. All New Xenia, mulai Rp 216,9 juta
5. All New Terios, mulai Rp 232,3 juta
6. New Sirion, mulai Rp 227,6 juta
7. Luxio, mulai Rp 226,7 juta
8. Gran Max Minibus, mulai Rp 162,8 juta
9. Gran Max Pick-Up, mulai Rp 148,9 juta
Per semester I tahun ini, penjualan Daihatsu naik 35 persen menjadi 90 ribu unit dibandingkan semester I tahun lalu. Kenaikan ini membuat pangsa pasarnya tumbuh 2,2 persen menjadi 19,3 persen.
Secara volume dan model, penjualan ritel Daihatsu terus didominasi oleh tiga model teratas, yakni Sigra berkontribusi 24,5 persen; Gran Max Pick-Up (23,3 persen); dan Xenia (13 persen).